Pengerjaan Jembatan Sungai Gardu 1

Jembatan Sungai Gardu Akan Ditutup Dua Bulan, Mobil Diarahkan Memutar Lewat Jalan Gubernur Syarkawi

Mulai 15 Agustus, Jembatan Sungai Gardu 1 akan ditutup selama dua bulan.

Jembatan Sungai Gardu Akan Ditutup Dua Bulan, Mobil Diarahkan Memutar Lewat Jalan Gubernur Syarkawi
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (9/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mulai 15 Agustus, Jembatan Sungai Gardu 1 akan ditutup selama dua bulan.

Hal itu seiring adanya proyek pengerjaan Jembatan Sungai Gardu 1 yang baru.

"Setelah kami tinjau ke lokasi, untuk rekayasa jalan itu akan ditutup sepenuhnya, dan tanggal 15 Agustus itu benar-benar Jembatan Sungai Gardu 1 dikerjakan oleh kontraktor," terang Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar melalui Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib.

Dia yakin untuk penggarapan pada 15 Agustus itu juga setelah selesainya aspek utilitas mulai kabel listrik dan PDAM yang berada di jalur lokasi penggarapan sudah aman.

Baca: Beda Perlakuan Luna Maya ke Sandra Dewi & Syahrini Meski Sama-sama Eks Kekasih Reino Barack

Baca: Pensiun dari NOAH Lalu Pamit dengan Ariel, Uki : Good Friends Never Say Goodbye!

Baca: Wow! PNS Bakal Bisa Kerja dari Rumah dan Dapat Single Salary, Demi Revolusi Industri 4.0?

Baca: VIRAL Kakek Nenek Meninggal di Hari yang Sama, Menikah Sudah 40 Tahun & Ingin Dimakamkan Bersama

Kepala Seksi Managemen Rekayasa Dishub Kalsel, Rudy Harianto, menambahkan, sesuai dengan kesepakatan pihak Satlantas dan pihak terkait, untuk jalur tembus Jalan Kompleks Rahayu nanti tidak diperkenankan dilewati roda empat, kecuali warga Kompleks Rahayu.

"Selain itu juga, Jalan Rahayu hanya akan dipakai untuk dilewati mobil BPK (barisan pemadam kebakaran) dan ambulans yang sifatnya kedaruratan," kata Rudy Harianto.

Jadi untuk kendaraan roda empat atau mobil, selama pengerjaan berlangsung diarahkan memutar lewat Jalan Gubernur Syarkawi (Sungai Tabuk) tembus Jalan A Yani Km 17 atau Jalan Pematang tembus Jalan A Yani Km 14.

Pihaknya juga siap untuk menempatkan orang guna mengatur lalu linta.

Namun tentunya dibantu dengan Satlatas dan Dishub Kota Banjarmasin dan Dishub Kabupaten Banjar.

Warga diminta mengerti sebab ini pengerjaan sementara dan toh yang akan menikmati adalah warga masyarakat.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved