Kongres PDI Perjuangan

Megawati 'Todong' Jokowi Jatah Kursi Menteri Terbanyak, Ketum NasDem Hanya Bilang ini

KETUA Utum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, terang-terangan berbicara mengenai jatah kursi menteri kepada Presiden terpilih Joko Widodo

Megawati 'Todong' Jokowi Jatah Kursi Menteri Terbanyak, Ketum NasDem Hanya Bilang ini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Minggu (9/8/2019) 

"Jangan nanti (Jokowi mengatakan), Ibu Mega, saya kira karena PDI P sudah banyak kemenangan, sudah di DPR, saya kasih (kursi menteri) empat. Emoh, tidak mau, tidak mau, tidak mau," ujar Megawati.

Pernyataan itu membangkitkan sorak sorai para kader.

"Ini di dalam kongres partai Pak Presiden, saya minta, dengan hormat PDI P akan masuk ke dalam kabinet dengan jumlah menteri terbanyak. Sip," lanjut Megawati yang kembali disambut sorak sorai kader.

Menjawab ‘todongan’ Megawati, presiden Jokowi dalam sambutannya menegaskan, PDIP akan mendapatkan jatah kursi menteri paling banyak dalam Kabinet Kerja Jilid II periode 2019-2024.

"Yang jelas (kursi menteri untuk PDIP) pasti yang terbanyak. Itu jaminan saya," kata Jokowi yang disambut sorak sorai dan tepuk tangan peserta kongres.

Jokowi tidak merinci berapa jumlah kursi menteri yang akan ia percayakan pada kader partai berlambang banteng hitam moncong putih tersebut.

Namun, Jokowi berseloroh bahwa yang dimaksud mendapatkan kursi menteri terbanyak itu juga bisa didasarkan pada jatah kursi menteri kepada partai politik pengusungnya yang lain.

Artinya, apabila parpol pengusungnya yang lain mendapatkan jatah dua, maka jatah untuk PDI-P bisa jadi hanya empat.

"Tadi Bu Mega kan menyampaikan ya, jangan empat (orang menteri) dong. Tapi kalau (partai) yang lain dua dan PDI P empat kan sudah dua kali (lipat) juga," ujar Jokowi sembari tertawa.

Masih dari arena kongres, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh yang juga hadir menegaskan partainya tidak meminta jatah menteri dalam kabinet pemerintahan periode 2019-2024 mendatang.

Paloh mengatakan, Partai Nasdem menyerahkan pembagian jatah menteri sepenuhnya kepada Presiden Jokowid.

"NasDem enggak ada minta-minta. Jadi saya harus lempeng, enggak pernah kita minta-minta kursi itu. Tergantung Pak Presiden saja," kata Paloh usai menghadiri pembukaan Kongres V PDI P.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved