Nasib Pull Daya School di Kalsel

3 SMP di Batola Terapkan Full Day School, Kepala Disdik Batola : Sekolah yang Siap Silahkan Terapkan

Menurut Sumarji, full day school hanya cocok untuk sekolah dan siswa wilayah perkotaan. Karena orangtua sibuk bekerja dan ketemu anak sore.

3 SMP di Batola Terapkan Full Day School, Kepala Disdik Batola : Sekolah yang Siap Silahkan Terapkan
capture/banjarmasin post
Harian Banjarmasin Post edisi Sabtu 10 Agustus 2019 Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Sejak awal semester ganjil tahun ajaran 2019-2020, sejumlah sekolah di Tanahlaut, khususnya SMP Negeri tak lagi memberlakukan full day school, meski sudah satu setengah tahun menerapkan.

Sedangkan di Barito Kuala menurut Kepada Dinas Pendidikan, Sumarji, dari semua SMPN hanya tiga SMPN saja yang melaksanakan full day school, yakni SMPN 1 Anjir Pasar, SMPN 1 Tamban dan SMPN 7 Tamban.

“Tiga SMPN itu menerapkan full day school. Kita serahkan sepenuhnya ke sekolah, bagi yang siap silahkan, yang belum ngga usah dulu,” katanya.

Penerapan full day school, sambungnya, tidak boleh sifatnya pemaksaaan. Permen itu sifanya penawaran, bukan memaksa.

“Sebenarnya full day school dan jam belajar biasa itu sama saja. Bedanya full day school pulang sampai sore dan dua hari libur dalam satu minggu. Kalau jam belajar biasa, siswa pulang siang dan libur satu hari saja dalam satu minggu,” katanya.

Baca: Full Day School Hanya Cocok di Kota, Sebagian SMP di Tanahlaut Kembali Terapkan Enah Hari Sekolah

Menurut Sumarji, full day school hanya cocok untuk sekolah dan siswa wilayah perkotaan. Karena orangtua sibuk bekerja dan ketemu anak sore.

Kalau di desa diterapkan, banyak orangtua yang berprofesi sebagai petani protes. Alsannya, ada keluar biaya tambahan seperti makan dan lain-lain. “Iya banyak petani protes jika diterapkan full day school. Kan ada tambahan pengeluaran bagi anak sekolah,” ujarnya.

Sementara di Banjarmasin, untuk tingkat SD, hanya beberapa sekolah yang menerapkan sistem ini. Kabid pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi, dari ratusan SD negeri dan swasta di Banjarmasin, hanya lima sekolah swasta yang melaksanakan full day school, yakni SD Kanaan, SD Santa Angela SD Islam Terpadu Ukhuwah, SD Muhammadiyah 8 dan 9, dan SD Islam Terpadu Sabilal Sabilal Muhtadien.

Menurut Nuryadi, untuk pelaksanaan ful day school dinas kabupaten/kota, menyerahkan sepenuhnya ke sekolah.

Diketahui, full day school berdasarkan Peratutan Menteri Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah yang mengatur sekolah 8 jam sehari selama 5 hari. Dalam pelaksanaannya, sistem ini tergantung kesiapan sekolah.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved