Berita Regional

Acara Pinangan Berakhir Berujung Saling Bacok, Satu Keluarga Pengantin Wanita Tewas, Enam Luka

Acara proses lamaran berlangsung ricuh dan berujung pertumpahan darah di Dusun Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Acara Pinangan Berakhir Berujung Saling Bacok, Satu Keluarga Pengantin Wanita Tewas, Enam Luka
ilustrasi pengeroyokan ditambak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUPANG - Prosesi acara pinangan atau lamaran calon pengantin yang mestinya berjalan lancar dan penuh suka cita, malah berakhir ricuh dengan pertumpahan darah di Dusun Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Satu orang tewas, enam orang lainnya mengalami luka dalam perkelahian yang diduga dipicu kesalahpamahaman tersebut.

Sebuah akun Facebook, Farand Friedrick Tonu mengungkap kronologis kejadian satu tewas dalam acara lamaran di Dusun Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Kamis (8/8/2019).

Kronologis tewasnya satu warga di acara lamaran itu diunggah Farand Friedrick Tonu ke akun Grup Facebook, NTT Baru.

Dalam penjelasannya, kasus memilukan ini terjadi Kamis tanggal 08 Agustus 2019 pukul 16.30 Wita bertempat di RT 001/Rw 001 Dusun I Desa Tanah Merah, Kupang Tengah, Kab Kupang.

Baca: Waria Ini Mengaku Bisa Dapat Rp 300 Ribu Layani Pria Nakal, Satpol PP Banjarmasin Razia Titik Rawan

Ia menyebut telah terjadi Kasus penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia.

Korban bernama Maksi Robin Mesakh bermur 42 tahun.

Korban adalah warga Desa Oebelo, RT20/RW008, Dusun 4.

Sementara saksi-saksi antara lain ARN (28 ) asal Timor Tengah, MSK (40) juga dari Timor Tengah Selatan dan  YN (38) asal Timor Tengah Utara. 

Kronologis kejadian

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved