Info Haji

Petugas Sisir Kamar Hotel Haji Indonesia, Hari Ini, Seluruh Jemaah Haji Laksanakan Wukuf di Arafah

Puncak haji rencananya akan dilaksanakan pada 9 Agustus 2019 (8 Zulhijah) dengan wukuf di Arafah. Lalu berlanjut bergerak ke Muzadlifah dan Mina.

Petugas Sisir Kamar Hotel Haji Indonesia, Hari Ini, Seluruh Jemaah Haji Laksanakan Wukuf di Arafah
instagram/kemenag_ri
Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin mengunjungi Maktab 75 jemaah haji asal Embarkasi Solo yang telah sampai di tenda, di Arafah, untuk persiapan melaksanakan wukuf. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MEKKAH - Hari ini, Kamis (10/8/2019), seluruh Jemaah haji melaksanakan wukuf di Arafah.

Puncak haji rencananya akan dilaksanakan pada 9 Agustus 2019 (8 Zulhijah) dengan wukuf di Arafah. Lalu berlanjut bergerak ke Muzadlifah dan Mina, serta kembali lagi ke Makkah.

Hingga Jumat (9/8/2019) atau sehari menjelang wukuf, jemaah calon haji asal Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci mencapai 101 orang. Adapun yang sudah tiba di Tanah Suci 215 ribu lebih). Mereka berasal dari 529 kelompok terbang (keloter).

Hingga tadi malam WIB, petugas Haji dari Daker Makkah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia sudah bergerak ke Padang Arafah saat pelaksanaan wukuf. Untuk memastikannya, Kadaker Makkah Subhan Cholid akan menerjunkan petugas haji untuk melakukan penyisiran ke hotel-hotel jemaah haji agar tak ada satupun yang ketinggalan di hotel.

“Kita akan menerjunkan petugas untuk melakukan penyisiran ke hotel-hotel. Di semua ruangan, lorong dan tempat apapun di hotel akan kita pastikan tidak ada jemaah haji. Mereka semua wajib pergi ke padang Arafah tanpa terkecuali,” ujar Subhan Cholid, Jumat (9/8/2019).

Baca: Empat Jemaah Calon Haji Kalsel Sakit, Bus Shalawat Sementara Tdak Beroperasi, Ibadah Tidak Terganggu

Menurut Subhan jemaah yang tertinggal di hotel saat wukuf di Arafah selain hajinya tidak sah juga akan berisiko terhadap keselamatan jemaah haji tersebut.

Sebagaimana diketahui jemaah haji Indonesia akan mulai dimobilisasi berangkat dari hotel menuju Padang Arafah mulai Jumat pagi Waktu Arab Saudi. “Biasanya kita sampai tengah malam pada tahun lalu, sehingga Sabtu 9 Zulhijah seluruh jemaah sudah berada di Arafah untuk melaksanakan wukuf,” ujarnya.

Wukuf di Arafah merupakan rukun inti ibadah haji. Untuk itu, seluruh jemaah haji termasuk yang sedang sakit atau wanita yang sedang haid tetap harus berada di kawasan Arafah pada 9 Zulhijah, minimal sesaat di antara waktu Zuhur hingga waktu Fajar Hari Raya Idul Adha. Adapun wukuf yang paling utama dan sempurna adalah terus menerus berada di Arafah.

Sejak waktu Zuhur hingga magrib tanggal 9 Zulhijah sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Para jemaah yang sakit bisa diantar ke Arafah dengan kendaraan meskipun hanya lewat, yang dikenal dengan istilah safari wukuf.

Baca: Saat Melaksanakan Ibadah Haji, Bupati Sudian Noor Sempatkan Mengunjungi Calhaj Tanahbumbu

Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan untuk pertama kalinya tenda bagi haji reguler di Arafah dilengkapi dengan air conditioner (AC) pada musim haji 1440H/2019M kali ini. “Ini bukan hanya untuk kenyamanan, tetapi juga untuk kesehatan jemaah selama melaksanakan wukuf di Arafah,” kata Menag.

Ia menambahkan, diperkirakan pada saat wukuf tanggal 9 Zulhijah mendatang diperkirakan suhu di Arafah berkisar antara 40 hingga 45 derajat celcius. (tribunnews/dtc)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved