Berita Banjarbaru

Darmawan Jaya Salat Iduladha di Murjani, Wali Kota Nadjmi di Masjid Al Munawwarah

Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan beserta keluarga melaksanakan Salat Iduladha 1440 Hijriyah, di Lapangan Murjani Banjarbaru.

Darmawan Jaya Salat Iduladha di Murjani, Wali Kota Nadjmi di Masjid Al Munawwarah
Humas Pemko Banjarbaru
Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan beserta keluarga melaksanakan Salat Iduladha 1440 Hijriyah, di Lapangan Murjani Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan beserta keluarga melaksanakan Salat Iduladha 1440 Hijriyah, di Lapangan Murjani Banjarbaru.

Sementara Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani melaksanakan salat di Masjid Jami Al Munawwarah Banjarbaru.

Jamaah Salat Idul Adha memenuhi kawasan Lapangan Murjani, termasuk di Masjid Jami Al Munawwarah.

Di Lapangan Murjani bertindak sebagai imam dipimpin Ustad Amin dan penceramah diisi oleh H Fathurrahman Kamal Lc MSi.

Terpantau untuk barisan shaf perempuan dipisahkan.

Baca: Adu Gaya & Ekspresi Syahrini dan Luna Maya Saat Hari Raya Idul Adha 2019, Momen Perdana Reino Barack

Baca: Perbandingan Mencolok Kisah Asmara Ahok BTP dengan Veronica Tan Maupun Puput Nastiti Devi

Baca: Pengakuan Chacha Frederika Soal Hubungannya Dengan Nia Ramadhani Cs, Tak Diundang di Tunangan Jedar

Untuk jemaah perempuan berada di barisan belakang.

Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, dalam sambutannya mengemukakan makna berkurban adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT.

""Berkurban" itu berarti kesunggguhan manusia dengan menyerahkan segalanya kepada Allah Sang Pencipta. Seperti misalnya Nabi Ibrahim yang telah mengikhlaskan Putranya (Nabi Ismail) yang sesungguhnya sangat beliau cintai, dengan perintah Allah maka beliau rela untuk mengurbankan putranya tersebut, hal ini tentunya merupakan wujud dari penyerahan dirinya kepada Allah SWT," kata dia.

Dia berharap, perkembangan Kota Banjarbaru ke depan dapat berjalan dengan baik dan Iancar sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Akhirnya, mari kita maknai ketaatan dan keteladanan yang ditunjukkan Nabi Ibrahim Alaihissalam dan anaknya Ismail Alaihissalam yang memperlihatkan kepada kita semua, bahwa tidak ada satu makhluk atau alasan apapun yang membuat kita berpaling dari keutamaan mentaati dan mencintai Allah Subhanahu Wata'alla, " pintanya.

(banjarmasinpost.co.id /lis).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved