Berita Batola

Penerapan Smart Presensi, Dinas Kominfo Batola Ingin Lacak PNS Menggunakan GPS

Kominfo Kabupaten Batola mengharapkan para ASN atau PNS bisa meminjam smartphone sesama PNS jika belum punya hape untuk uji coba penerapan Smart

Penerapan Smart Presensi, Dinas Kominfo Batola Ingin Lacak PNS Menggunakan GPS
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Kabid Tekhnologi Informasi dan Informatika Kominfo Batola Irfan Rachmady 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kominfo Kabupaten Batola mengharapkan para ASN atau PNS bisa meminjam smartphone sesama PNS jika belum punya hape untuk uji coba penerapan Smart Presensi dengan aplikasi berbasis Global Positioning System (GPS) yang ditanamkan ke telepon genggam 4.800 PNS di kabupaten Batola sejak 1 Agustus silam.

“Iya kita himbau bagi yang belum punya smartphone untuk smart presensi ini, maka bisa pinjem ke PNS lainnya. Kalau pakai laptop saja tegaskan tidak bisa, “ kata Kabid Tekhnologi Informasi dan Informatika Kominfo Batola Irfan Rachmady, Minggu (11/8/19).

Irfan menegaskan mulai Agustus ini Pemkab Batola mewajibkan seluruh ASN nya untuk melakukan absen kerja dengan sistem online yang bisa melacak keberadaan para ASN-nya lewat GPS.

Baca: Tidak BAB 3 Hari, Jemaah Calon Haji Asal Banjarmasin Meninggal, Ini Penjelasan Kakanwil Depag Kalsel

Baca: Pemko Banjarmasin Siapkan 100 Kursi di Trotoar Jalan A Yani, Segini Biaya yang Dikaluarkan

Baca: Sungai Kekeringan, Warga Baruh Jaya HSS Konsumsi Air Sumur, Diolah Dulu Pakai Tawas

“Kita kembangkan hanya bisa tracking waktu posisi melakukan absen masuk dan absen pulang. Namun selama jam kerja PNS tidak kita tracking dimana keberadaan ASN tersebut,” tegas Irfan.

Dijelaskan Irfan, mulai dari Agustus ini sampai bulan berikutnya, smart presensi masih berupa uji coba dan pada bulan Oktober akan dijalankan sepenuhnya. Selama uji coba dalam 2 bulan ini akan akan dievaluasi bersama untuk mendapatkan solusi yang baik untuk absen dengan smartphone untuk semua PNS berjalan lancar.

Irfan menyatakan smart presensi ini juga menggunakan GPS sehingga rentan dicurangi dengan aplikasi Fake GPS. Untuk itu, Dinas Kominfo Batola sudah membuat sistem smart presensi yang akan mengetahui secara langsung jika ada ASN yang curang dengan menggunakan Fake GPS untuk memalsukan koordinat dirinya.

“Dengan sistem ini handphone ASN tersebut akan langsung terblokir dan tidak bisa dipakai untuk absen lagi. Yang pakai Fake GPS akan terdeteksi, dan handphone nya harus diganti,” tegas Irfan

Diakui Irfan, dalam percobaan pertama smart presensi 4.800 ASN Batola ini juga sempat mengalami gangguan karena server mengalami overload karena banyaknya data absensi yang masuk secara bersamaan. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved