Kriminalitas Sabu

Pengedar Narkoba Sampit Diciduk, Polisi Temukan Sabu di Keranjang Pakaian

Jajaran Kepolisian Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus berupaya memberantas peredaran narkoba dan menangkap para pengedarnya,

Pengedar Narkoba Sampit Diciduk, Polisi Temukan Sabu di Keranjang Pakaian
Polres Kotim
barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Jajaran Kepolisian Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus berupaya memberantas peredaran narkoba dan menangkap para pengedarnya, karena sangat meresahkan warga setempat.

Kabupaten Kotim, termasuk salah satu daerah di Kalteng yang masuk zona merah peredaran narkoba, BNN maupun Polisi terus melakukan pemberantasan narkoba di daerah tersebut, agar bisa diminimalisir dan dihilangkan di Bumi Habaring Hurung.

"Ya, memang Kotim salah satu daerah yang masuk zona merah peredaran narkoba ini kami pantau terus dan kami kerja keras untuk mengungkap jaringanya dan melakukan pencegahan," ujar Bagja Sukma, salah Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2PM) BNN Kalteng, Minggu (11/8/2019).

Baca: Daftar Ucapan Selamat Idul Adha 2019 untuk Kerabat, Pacar, Orang Terkasih via WA, IG, FB & Twitter

Baca: Bacaan Doa & Tata Cara Sembelih Hewan Kurban Saat Idul Adha 2019, Cek Cara Pembagian Daging Kurban

Baca: Kehamilan Irish Bella Sempat Terganggu Saat Terjadi Ini, Perut Istri Ammar Zoni Rasakan Ini

Baca: Iduladha 2019 - Begini Cara Mengolah Daging Kurban Agar Awet & Tetep Sehat, Tapi Ingat Ini

Sementara itu, Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel, mengatakan, pihaknya, Jumat (9/8/2019) membekuk salah satu pengedar narkoba di Sampit yang selama ini meresahkan warga setempat, karena ulahnya yang sering melakukan transaksi narkoba, dan polisi membekuk pelaku di rumahnya.

Polisi membekuk, Heri Arapah alias Heri (46) warga Jalan Durian 2 Kelurahan Mentawa Baru Hilir Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotim, Kalteng, pengedar Sabu di Sampit.

"Kami tangkap dia di rumahnya di jalan Durian," ujarnya.

Polisi saat melakukan penggeledahan di rumah pelaku menyita, barang bukti berupa satu buah kotak plastik di keranjang pakaian yang ada di pojok kasur setelah dibuka berisi satu bungkus plastik kecil sabu, satu timbangan digital Mmerk Rosai.

Polisi juga menyita, satu pak plastik klip warna bening dan di dalam lemari pakaian ditemukan satu buah timbangan digital merk pocket scale warna hitam dan uang sebesar Rp. 1.200.000, yang diakui hasil penjualan sabu.

"Saat ini pelaku dan barang bukti masih diamankan di Mapolres," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved