Life Style

Cara Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Nutrisinya Maksimal saat Dimasak

Apa saja yang harus kita perhatikan ketika mengolah daging kurban supaya empuk dan nutrisinya maksimal?

Cara Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Nutrisinya Maksimal saat Dimasak
Tasting Table
Ilustrasi daging. Berikut ini 8 cara mengolah daging kurban agar awet dan sehat, jangan pakai plastik hitam hingga bumbui terlebih dahulu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Momentum Idul Adha 2019 yang jatuh Minggu (11/8/2019), sebagian warga menerima daging kurban baik daging sapi maupun kambing.

Anda  juga pasti sudah mempersiapkan sejumlah daftar sajian maupun resep masakan berbahan dasar daging kurban baik itu sapi atau kambing, bukan?

Dilansir dari Kompas.com, membuat olahan daging, baik daging sapi maupun kambing, cenderung gampang-gampang susah, apalagi bila harus menyesuaikan dengan selera banyak orang karena disesuaikan dengan momen berbagi Idul Adha.

Apa saja yang harus kita perhatikan ketika mengolah daging kurban supaya empuk dan nutrisinya maksimal? Simak ulasan berikut ini!

Cara menyimpan daging
Percaya atau tidak, rasa dan tekstur daging hewan kurban ditentukan jauh sebelum hewan tersebut disembelih. Dalam eBook berjudul Meat Cutting and Processing for Food Service, disebutkan bahwa hewan perlu dikondisikan pada pH netral sebelum disembelih agar mengurangi ketegangan pada otot.

Stres pada hewan dapat menyebabkan meningkatnya pH dalam tubuh, yang akhirnya juga meningkatkan tegangnya otot dan mempersulit proses pelunakan alami daging oleh enzim protease yang membutuhkan kondisi pH rendah.

Pada hewan kurban, stres dapat disebabkan oleh kondisi kandang yang tidak layak, minimnya waktu adaptasi dari tempat penjualan hewan kurban ke tempat penyembelihan, makanan dan minuman yang diberikan selama pemeliharaan, dan tata cara proses penyembelihan.

Baca: Inilah Kumpulan Resep Bumbu Sate Sapi yang Mudah dan Praktis, Kurang dari 1 Jam Siap Disantap

Daging kurban memiliki mekanisme pelunakan daging secara alami tanpa membutuhkan senyawa tambahan.

Secara umum, daging sapi akan mencapai 80 persen dari tingkat pelunakan alami secara maksimal setelah disimpan 9-14 hari dalam suhu 1 derajat celcius. Sedangkan untuk daging kambing, akan melunak secara alami setelah disimpan selama 7-14 hari pada suhu yang sama.

Ilustrasi daging sapi
Ilustrasi daging sapi (hungryworks)

Ini ideal jika kita tidak ingin memasak daging kurban di hari pelaksanaan penyembelihan. Namun menurut tradisi di Indonesia, memasak daging kurban dilakukan tepat setelah penyembelihan selesai.

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved