Berita HSS

DPRD HSS Tunda Bahas Masalah BBM dari Aspirasi Sopir Truk, Ini Alasannya

DPRD Hulu Sungai Selatan berjanji menyuarakan aspirasi dan membela para sopir truk yang beberapa waktu lalu "curhat" ke Komisi II dan III

DPRD HSS Tunda Bahas Masalah BBM dari Aspirasi Sopir Truk, Ini Alasannya
Banjarmasinpost.co.id/hanani
Anggota DPRD HSS periode 2019-2024 yang dilantik Senin (12/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - DPRD Hulu Sungai Selatan berjanji menyuarakan aspirasi dan membela para sopir truk yang beberapa waktu lalu "curhat" ke Komisi II dan III terkait sullitnya membeli bahan bakar minyak, khususnya solar dan bensin di SPBU, karena harus menunggu antrean panjang, bersaing dengan pembeli berjiriken dan mobil dengan tangki modifikasi.‎

Dua komisi itu pun berjanji mengagendakan rapat Banmus dan mengundang pemilik SPBU di HSS termasuk pihak Pertamina serta pihak terkait lainnya.

Namun, belum selesai tugas tersebut, terjadi pergantian anggota DPRD HSS dari periode 2014-2019 ke anggota dewan baru 2019-2024, Senin (12/8/2019), sehingga tugas tersebut menjadi PR dewan baru.

Dikonfirmasi hal tersebut, ketua DPRD HSS sementara, yang periode sebelumnya menjabat Ketua DPRD HSS H Ahmad Fahmi menyatakan, pemanggilan pihak terkait aspirasi para sopir truk tersebut ditunda.

Baca: Sorotan pada Tas Super Mini Selebgram Rachel Vennya untuk Calon Bayinya, Serupa Tas Luna Maya?

Baca: TAK DISANGKA! Daun Bajakah Tunggal dari Hutan Kalteng Ini Bisa Sembuhkan Kanker, Siswa Ini Penemunya

Baca: TAK DISANGKA! Daun Bajakah Tunggal dari Hutan Kalteng Ini Bisa Sembuhkan Kanker, Siswa Ini Penemunya

"Kami fokus menyelesaikan tugas internal dulu. Mengangkat pimpinan definitif, kemudian membentuk alat kelengkapan DPRD, seperti fraksi, komisi, badan anggaran, badan musyawarah, badan kehormatan dan lainnya. Kemungkinan ini perlu waktu satu bulan menyelesaikannya. Jika sudah terbentuk alat kelengkapan, baru bisa melakukan rapat dengan lembaga terkait yang ditangani komisi-komisi nanti,. Termasuk masalah keluhan distribusi BBM," kata Fahmi.

Fahmi pun menyatakan, Rabu besok pihaknya mulai bekerja agar pimpinan definitif segera ditetapkan. Seperti diberitakan sebelumnya, DPRD HSS menyatakan menindaklanjuti keluhan para sopir truk yang menyampaikan aspirasi, dan meminta bantuan DPRD agar distribusi BBM di SPBU adil dengan memprioritaskan pembeli dari masyarakat untuk kebutuhan operasional angkutan atau mereka yang melakukan perjalanan.

Selama ini para sopir mengeluh,mereka kesulitan membeli bahan bakar bersubsidi tersebut, karena lebih banyak pelangsir (pembeli reseller) sehingga kebutuhan pembeli yang membutuhkan tak tercukupi.

"Paling bisa satu hari yang kebagian beli di SPBU hanya 10 unit truk. Malah kadang sudah capek-capek ngatre, BBM -nya keburu habis. Karena kondisnya seperti itu, kami tak bisa tiap hari mengoperasionalkan truk mengangkut material. Jadinya tidak bisa bekerja full karena waktu habis buat antre,"ungkap sejumlah sopir truk, saat diterima Komisi III yang saat itu dipimpin Sapriansyah. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved