Berita Jakarta

Happy Ending, Evi Apita, Caleg DPD NTB Terpilih yang Digugat karena Edit Foto Wajah Terlalu Cantik

calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB), Evi Apita Maya, patut berlega hati atas putusan MK.

Happy Ending, Evi Apita, Caleg DPD NTB Terpilih yang Digugat karena Edit Foto Wajah Terlalu Cantik
(Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)
Caleg DPD Dapil NTB Evi Apita Maya di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kasus calon anggota DPD NTB Evi Apita  Maya yang digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh caleg DPD lainnya lantaran foto yang dipasang di alat peraga kampanye dan surat suara dianggap manipulasi karena dinilai super cantik, berakhir 'happy ending'. MK menolak gugatan celeg Farouk Muhammad.

Dilansir dari Komps.com, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB), Evi Apita Maya, patut berlega hati atas putusan Mahkamah Konstitusi ( MK).

Dalam sidang pembacaan putusan sengketa hasil pileg, Jumat (9/8/2019), Mahkamah menolak gugatan caleg pesaing Evi, Farouk Muhammad.

Ketok palu hakim ini pun menjadi akhir dari kasus 'foto caleg kelewat cantik' yang melibatkan Evi.

1. Dipersoalkan karena foto
Nama Evi Apita Maya mulai dikenal sejak sidang sengketa hasil pemilu legislatif di Mahkamah Konstitusi bergulir.

Evi digugat lantaran calon anggota DPD dari NTB, Farouk Muhammad, tak terima dengan foto Evi yang dipasang di alat peraga kampanye dan surat suara.

Caleg terpilih DPD NTB Evi Apita Maya dengan foto editan dirinya di Surat Suara Pileg 2019.
Caleg terpilih DPD NTB Evi Apita Maya dengan foto editan dirinya di Surat Suara Pileg 2019. (Kolase Tangkap Layar Youtube danDok. KPU NTB via Kompas.com)

Menurut Farouk, Evi telah melakukan manipulasi karena mengedit foto pencalonan dirinya di luar batas wajar.

"Dilakukan satu tindakan berlaku tidak jujur bahwa calon anggota DPD RI dengan nomor urut 26 atas nama Evi Apita Maya diduga telah melakukan manipulasi atau melakukan pengeditan terhadap pas foto di luar batas kewajaran," kata Kuasa Hukum Farouk, Happy Hayati, saat membacakan permohonan di hadapan Majelis Hakim di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019).

Baca: Celeg Terpilih DPD NTB Digugat ke MK, Gunakan Foto Editan Super Cantik di Surat Suara Pileg 2019

Evi memang meraih suara terbanyak dalam pemilu anggota DPD NTB. Tetapi, menurut Farouk, perolehan suara Evi adalah hasil mengelabui masyarakat.

Mereka yang memilih Evi, kata Farouk, hanya tertarik pada foto pencalonan Evi. Sementara foto Evi sendiri dianggap manipulatif.

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved