Kriminalitas Kalteng

Insiden Berdarah di Mantangai Hilir, Satu Tewas, Begini Kronologinya

Malam Hari Raya Idul Adha lalu, insiden berdarah terjadi di Desa Mantangai Hilir, Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Sabtu (10/8/2019) malam lalu.

Insiden Berdarah di Mantangai Hilir, Satu Tewas, Begini Kronologinya
polres kapuas
Pihak kepolisian saat mencari Barbuk sajam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Malam Hari Raya Idul Adha lalu, insiden berdarah terjadi di Desa Mantangai Hilir, Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Sabtu (10/8/2019) malam lalu.

Dimana korbannya Arif alias Abun (36), warga desa setempat, didapati tergeletak bersimbah darah dengan sejumlah luka bacok. Kondisinya saat ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Kejadian ini pun langsung dilaporkan warga setempat ke pihak kepolisian setempat, Polsek Mantangai.

Pihak kepolisian pun langsung mendatangi TKP di samping sebuah warung di desa tersebut guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden berdarah tersebut.

Belakangan diketahui, korban meninggal setelah dianiaya oleh pelaku yang diketahui berinisial MK (23) yang juga warga desa setempat.

Baca: Foto Busana Seksi Agnez Mo Jadi Sorotan, Mantan Wijaya Saputra Pilih Tutup Kolom Komentar IG

Baca: Kemarahan Sonny Septian Saat Tahu Putra Fairuz A Rafiq Diledek Gara-gara Video Ikan Asin, Ancam Ini

Baca: VIDEO VIRAL - Kakek Diikat Sarung Lalu Didorong Sejumlah Pemuda, Padahal Sudah Minta Ampun

Baca: Begini Jawaban Tegas Pasha Ungu, Ditanya Maju Jadi Cagub atau Cawalkot di Pilkada 2020 oleh Mendagri

Pelaku pun diketahui telah diamankan pihak kepolisian tak lama setelah pelaku melakukan tindak penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Sony Rizky Anugrah kepada banjarmasinpost.co.id, membenarkan bahwa pelaku penganiayaan, telah diamankan.

"Ya, untuk pelaku sudah kami amankan dan sedang menjalani proses penyidikan," katanya.

Ia pun menjelaskan kronologi kejadian sebagaimana hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Dimana awalnya, kata Kasat Reskrim, korban dan pelaku serta saksi, berkumpul minum-minuman beralkohol jenis wiski sebelumnya kejadian.

"Berdasarkan keterangan yang kami dapat, saat itu ada perkataan pelaku yang menyinggung korban hingga terjadilah keributan. Korban disebutkan sempat mencabut senjata tajam jenis badik miliknya mau menusuk pelaku," paparnya.

Namun, saat itu badik korban dapat ditangkap dan dipegang oleh pelaku dengan menggunakan tangan kiri sehingga jari tangan pelaku luka.

"Selanjutnya, pelaku mundur lalu mencabut senjata tajam jenis parang yang diselipkan di pinggang sebelah kiri pelaku, kemudian pelaku membacok dan menusuk tubuh korban," tambahnya.

Serangan pelaku dengan parangnya mengenai kepala bagian atas tengah, dada sebelah kiri, ketiak sebelah kanan, punggung sebelah kanan dan lengan sebelah kanan korban.

"Setelah korban tidak bergerak, pelaku pergi meninggalkan tempat kejadian untuk melarikan diri. Namun tak perlu waktu lama, pelaku bisa kami amankan beserta sejumlah barang bukti," pungkasnya. (ady)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved