Regulasi Pemblokiran Ponsel BM

Kalangan Penyedia Lapak Enggan Menyebut Barang BM, Bahkan Mengklaim IMEI Aman

PONSEL murah mudah didapat dari luar negeri, harfiah kasarnya barang black market (BM)

Kalangan Penyedia Lapak Enggan Menyebut Barang BM, Bahkan Mengklaim IMEI Aman
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (12/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - PONSEL murah mudah didapat dari luar negeri, harfiah kasarnya barang black market (BM).

Tapi di kalangan penyedia lapak, mereka enggan menyebut itu barang BM.

Bahkan klaim kalau IMEI aman.

Dari penelusuran BPost, berawal dari sosial media dan tersambung ke seorang penjual.

Dia berbagi sedikit rahasia trik penjualan mengenai peredaran ponsel BM.

Baca: Sederhananya Idul Adha Maia Estianty dan Keluarga, Mulan Jameela Singgung Soal Dosa di Postingannya

Baca: Punya Pengalaman Kurang Menyenangkan Membeli Ponsel BM, Lelaki ini Sambut Baik Kebijakan Pemerintah

Baca: VIDEO VIRAL! Bocah Perempuan Tak Izinkan Ayahnya Ikut Potong Sapi Kurban Idul Adha, Alasannya Kocak

"Sekarang pada nggak mau ngaku BM bang, bilangnya resmi singapore IMEI aman. Dijual murah menggiurkan konsumen dibandingkan harga normal pasaran," ucap seorang pencinta gadget di Banjarmasin, sebut saja Mansyah.

Baik jual atau beli, kini tak sulit dia akui seiring makin berkembangnya pasar online.

"Handphone BM sering kali dijual online, entah dengan merek yang ditutupi tanda bintang pada salah satu katanya pada gerai online besar atau juga biasa dijual dalam grup chat atau sosial media, yang paling sering latar belakang toko online lokasi di Batam atau bilang ponsel dari Singapura," bebernya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved