Berita Internasional

Atlet Renang DKI Jakarta Gagal Pulang ke Tanah Air, Gara-gara Bandara Hong Kong Digoyang Unjuk Rasa

Tim renang PON DKI Jakarta yang baru saja mengikuti kejuaraan Hong Kong terbuka, harus menginap di bandara Hong Kong setelah jadwal pesawat mengalami

Atlet Renang DKI Jakarta Gagal Pulang ke Tanah Air, Gara-gara Bandara Hong Kong Digoyang Unjuk Rasa
Facebook Albert Susanto
Tim renang DKI berkekuatan 15 atket, 6 pelatih dan 1 manajer tim. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, HONG KONG - Tim renang PON DKI Jakarta yang baru saja mengikuti kejuaraan Hong Kong terbuka, harus menginap di bandara Hong Kong setelah jadwal pesawat mengalami penundaan akibat aksi unjuk rasa, Senin (12/08/2019).

Tim yang berkekuatan 15 atlet putra putri, 6 pelatih dan 1 manajer tim ini baru saja mengikuti Hong Kong Open Swimming Championship, 9-11 Agustus 2019. Rencananya tim akan pulang ke Jakarta menggunakan pesawat Cathay Pacific pada Senin (12/08/2019) malam.

Menurut salah satu pelatih, Felix C. Sutanto, saat ini tim sudah tiba di bandara. Namun keadaan di sana kacau balau dan semua jadwal penerbangan dibatalkan. "Kemungkinan demo ini akan berlangsung sampai malam, dan bisa jadi kita akan baru bisa ke Jakarta pada Selasa pagi," kata Felix.

Salah satu atlet, Adityastha Rai membenarkan kemungkinan tersebut. "Saya tadi berbicara dengan salah satu pengunjuk rasa. Mereka mengatakan tidak akan menginap di bandara malam ini."

Baca: Dua Turis Asing Ini Dijatuhi Hukuman Adat, Gara-gara Dianggap Melecehkan Air Suci Bali

Baca: VIRAL Kakek Diikat dan Dorong Hingga Minta Ampun, Polisi Kantongi Identitas 4 Pelaku

Baca: Terpaksanya Nagita Slavina Bayar Uang Muka Mobil Baru Raffi Ahmad, Pakai Tas Mewah dan Perhiasan

Felix menegaskan kondisi seluruh atlet baik-baik saja. Mereka tinggal menunggu kepastioan dapatr segera pulang ke Indonesia.


Suasana bandara Hong Kong, Senin (12/08/2019)(Adityastha Rai Wratsangka/Kompas.com)

Tim DKI yang sedang mempersiapkan diri menghadapi pelaksnaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua pada 2020 mendatang mendulang 3 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu. Emas dihasilkan oleh I Gde Siman Sudartawa (50 meter gaya punggung), Putra Mohammad Randa (400 meter gaya bebas) dan Joe Aditya (1500 meter gaya bebas). Empat perak dihasilkan lewat estafet 4x100 meter gaya bebas, 4x100 meter gaya ganti serta dua dari atlet nasional Gagarin Nathaniel Yus di nomor 50 dan 100 meter gaya dada.

Perunggu ditambahkan melalui Gde Siman (100 meter gaya punggung), Adityastha Rai (400 meter gaya ganti) serta R. Sumitra (50 meter gaya bebas). "Sebenarnya kita berpeluang menambah satu medali emas di nomor estafet 4x100 meter gaya ganti karena sudah memimpin. Namun sayang kecolongan di gaya terakhir," kata Felicx.

Kejuaraan Hong Kong Terbuka ini diikuti banyak negara selain Hong Kong sebagai tuan rumah. Tercatat Filipina juga mengirimkan para atlet Olimpiannya seperti Jasmine Alkhaldi.

Suasana bandara Hong Kong saat terjadinya unjuk rasa memang tidak kondusif. Pihak bandara berkali-kali mengumumkan bahwa semua penerbangan telah dibatalkan dan para pengunjung diminta meninggalkan lokasi.

Berita Ini Juga Ada di KOMPAS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved