Karya Ilmiah Siswa SMAN 2 Palangkaraya

Ayra dan Anggina Angkat Tanaman Bajakah Tunggal ke Ajang Internasional, Semuanya Berawal dari Sini

Salah satunya adalah akar tanaman bajakah tunggal yang selama ini digunakan warga pedalaman Kalimantan Tengah untuk pengobatan tradisional.

Ayra dan Anggina Angkat Tanaman Bajakah Tunggal ke Ajang Internasional, Semuanya Berawal dari Sini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (13/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tidak disangka, ternyata obat tumor dan kanker ada di hutan Kalimantan.

Salah satunya adalah akar tanaman bajakah tunggal yang selama ini digunakan warga pedalaman Kalimantan Tengah untuk pengobatan tradisional.

Selama ini akar tersebut memang kerap digunakan warga pedalaman untuk mengobati penyakit yang mirip dengan tumor dan kanker.

Pengobatan tradisional ini kemudian dibikin tulisan oleh dua siswi SMAN 2 Palangkaraya dan diikutkan dalam lomba karya ilmiah.

Hasilnya, tak hanya di tingkat nasional, karya tulis Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri mendapat penilaian terbaik dari tim juri sebuah ajang di Seoul, Korea Selatan, pada 25-27 Juli 2019.

Baca: Peringatan Lucinta Luna pada Barbie Kumalasari Agar Urus Galih Ginanjar di Penjara Ketimbang Ini

Baca: Sosok Dokter Berhijab Penolong Ahok BTP Saat di Penjara Diungkap, Suami Puput Pernah Alami Ini

Baca: Parnonya Salmafina Sunan Jujur Soal Keputusannya ke Sunan Kalijaga, Mantan Taqy Malik Malah Begini

Baca: Beredar di Whatsapp, Susunan Kabinet II Jokowi-Maruf, Ada Najwa Shihab, Mahfud MD dan Fadli Zon

Keduanya pun mendapat medali emas.

Ini juga tak lepas dari bimbingan gurunya, Helita.

Saat ditanya mengenai penghargaan tersebut, Helita, Senin (12/8), mengatakan sebagai pembimbing dia hanya mengarahkan anak didiknya untuk kreatif dalam membuat karya ilmiah dengan melihat kearifan lokal.

Salah satu karya ilmiah yang berhasil meraih prestasi adalah tulisan Aysa dan Anggina tentang khasiat ekstrak akar bajakah tunggal.

"Ada beberapa karya ilmiah yang kami ikutkan dalam lomba karya ilmiah di tingkat nasional dan internasional. Ternyata karya ilmiah pengobatan tradisional akar tanaman bajakah itulah yang berhasil meraih medali emas di tingkat nasional hingga internasional," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved