Berita Batola

Cegah Anemia Pada Ibu Hamil, Dosen Fakultas Kedokteran ULM Gagas Safe Motherhood Group di Berangas

Cegah Anemia Pada Ibu Hamil , Dosen FK ULM Gagas Safe Motherhood Group di Berangas

Cegah Anemia Pada Ibu Hamil, Dosen Fakultas Kedokteran ULM Gagas Safe Motherhood Group di Berangas
hadrianti untuk banjarmasinpost.co.id
Para dosen dari Fakultas Kedokteran ULM terjun ke Puskesmas turut serta memberikan pengetahuan kesehatan ibu hamil kepada warga. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Empat dosen Fakultas Kedokteran (FK) ULM terjun ke masyarakat dalam rangka melakukan Pengabdian.

Kegiatan tersebut dikemas dengan tema “Pembentukan Safe Motherhood Group Dalam Mencegah Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Kelurahan Berangas Barat Kabupaten Barito Kuala”,di Puskesmas Berangas, Jumat (9/8/2019) kemaren.

Keempatnya, yakni Ketua tim, dr Ferry Armanza, dr Renny Aditya, dr. Setyo Teguh Waluyo, dan Rudi Fakhriadi melakukan pendekatan kepada masyarakat.

Mereka dibantu mahasiswa residen, dokter muda SMF Obsgyn Fakultas Kedokteran ULM dan bidan puskesmas Berangas melakukan upaya safe motherhood. Hal itu merupakan pemberdayaan membentuk kelompok yang terdiri dari keluarga ibu hamil untuk bersama-sama bidan menjaga kesehatan ibu dari awal kehamilan sampai persalinan.

Baca: Dua Remaja Cantik Ini Pembawa Baki di Pengibaran dan Penurunan Bendera 17 Agustus di Pemprov Kalsel

Baca: Pernikahan Cut Meyriska Kian Dekat, Foto Roger Danuarta dan Diana Pungky Beredar dan Jadi Sorotan

Baca: Kekhawatiran Ibunda Merry jika Anaknya Terus Bekerja dengan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Terungkap

Beberapa kegiatan yang dilakukan di antaranya pemeriksaan fisik dan penunjang kepada tiga puluh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Berangas.

Para dokter meriksa vital sign, status obstetrik, cek ultrasonografi dan pemeriksaan kadar Hemoglobin.

Selain itu juga mereka memberikan promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan. Serta anemia dalam kehamilan dan Kontrasepsi pascapersalinan.

dr Ferry mengungkapkan alasan timnya terjun ke masyarakat melakukan program pencegahan di Kabupaten barito Kuala. Dalam rilis yang dikrimkan kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (13/8/2019) ia menerangkan, pada tahun 2017 terdapat 35 kasus ibu hamil yang mengalami anemia defisiensi besi.

“Wilayah yang paling tinggi adalah di Kelurahan Berangas Barat. Ada lima kasus ibu hamil yang mengalami anemia gizi besi. Sehingga sangat membahayakan ibu hamil apabila dibiarkan terus-menerus,” ungkap Dokter yang juga berprofesi sebagai dosen di Program Studi Pendidikan Dokter ULM tersebut.

Masalah anemia ini tak muncul begitu saja. dr Renny pada kesempatan tersebut mengungkapkan, diketahui karakteristik penduduk di wilayah tersebut adalah petani. Terlebih tingkat pendidikan yang rendah.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved