Selebrita

FAKTA Tanaman Bajakah Kalteng, Penyembuh Kanker Seperti Ani Yudhoyono, Agung Hercules & Sutopo Purwo

FAKTA Tanaman Bajakah dari Kalteng, Penyembuh Kanker Seperti Ani Yudhoyono, Agung Hercules & Sutopo Purwo

FAKTA Tanaman Bajakah Kalteng, Penyembuh Kanker Seperti Ani Yudhoyono, Agung Hercules & Sutopo Purwo
Kolase Instagram @sutopopurwo & @aniyudhoyono
Pesan Sutopo Purwo Nugroho, Penyintas Kanker Paru Stadium 4 Kepada Ani Yudhoyono 

BANJARMASINPOST.CO.ID - FAKTA Tanaman Bajakah dari Kalteng, Penyembuh Kanker Seperti Ani Yudhoyono, Agung Hercules & Sutopo Purwo

Sejumlah tokoh meninggal setelah melawan kanker seperti Ibu Ani Yudhoyono, Sutopo Purwo Nugroho hingga Agung Hercules. Setelahnya, baru ada tiga anak muda dari Kalteng yang menemukan manfaat tanaman bajakah.

Manfaat Kayu Bajakah di Kalimantan Tengah ( Kalteng ) ternyata bisa mengobati kanker stadium 4, sesuai temuan 3 siswa SMA 2 Palangkaraya. Apakah sama dengan jenis kanker yang diderita Ani Yudhoyono, Sutopo Purwo Nugroho hingga Agung Hercules?

Temuan karya ilmiah mereka tentang obat kanker mengantarkan 3 siswa asal Kalteng menjadi juara dunia. Batang pohon tunggal atau dalam bahasa dayak disebut dengan Bajakah diperoleh di hutan Kalimantan Tengah.

Baca: Mainan Murah Putra Nia Ramadhani Jadi Perhatian, Ardi Bakrie Akui Bingung dan Beberkan Fakta Ini

Baca: Jadwal Live Streaming Timnas U-18 Indonesia vs Myanmar Piala AFF U-18 2019, Siaran Langsung SCTV

Baca: Jadwal Live Streaming Liga 1 2019, Arema vs Persebaya, Madura United vs Persija & PSM vs Persib

Ketiga siswa bernama Yazid, Anggina Rafitri, dan Aysa Aurealya Maharani.  

Guru pembimbing siswa yang merupakan guru biologi, Helita mengatakan, keberhasilan ketiga siswa tersebut berawal dari informasi dari Yazid.

Yazid mengatakan bahwa ada sebuah tumbuhan di hutan Kalimantan Tengah yang kerap digunakan keluarganya bisa menyembuhkan kanker, Bahkan kanker ganas stadium empat sekalipun.

Kanker termasuk penyakit yang mematikan di Indonesia.

Dilansir dari Kemenkes, Data Globocan menyebutkan di tahun 2018 terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta kematian, dimana 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan di dunia mengalami kejadian kanker. Data tersebut juga menyatakan 1 dari 8 laki-laki dan 1 dari 11 perempuan, meninggal karena kanker.

Angka kejadian penyakit kanker di Indonesia (136.2/100.000 penduduk) berada pada urutan 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan ke 23. Angka kejadian tertinggi di Indonesia untuk laki laki adalah kanker paru yaitu sebesar 19,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 10,9 per 100.000 penduduk, yang diikuti dengan kanker hati sebesar 12,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 7,6 per 100.000 penduduk.

Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved