Berita Tanahlaut

Galian Tambang di Desa Batalang Disebut Penyebab Kebun Karet Terendam, Camat Jorong Tunjukkan ini

Aktivitas tambang batubara di Desa Batalang, Kecamatan Jorong disebut-sebut menjadi penyebab terendamnya kebun karet warga Desa Damithulu

Galian Tambang di Desa Batalang Disebut Penyebab Kebun Karet Terendam, Camat Jorong Tunjukkan ini
banjarmasin post group/isti rohayanti
Warga Damithulu, Kecamatan Batuampar, Tanahlaut memperlihatkan kondisi tambang yang membuat lahan karet mereka terendam, Senin (12/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Aktivitas tambang batubara di Desa Batalang, Kecamatan Jorong disebut-sebut menjadi penyebab terendamnya kebun karet warga Desa Damithulu, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut, Kalsel.

Kedua wilayah yang bertetangga dan perbatasan kecamatan ini saling terhubung.

Namun juga memberikan dampak kepada masyarakat.

Camat Jorong, M Alfan Rosidi Anwar mengajak banjarmasinpost.co.id melihat lokasi petambangan tersebut, Senin (12/8/2019).

Ia menunjukkan beberapa lokasi aktivitas tambang yang terletak di Desa Batalang, Kecamatan Jorong. Dari yang dianggap kecil, masih terlihat aktivitas alat berat, serta yang nampak besar dan berpindah tempat.

Baca: Disebut Berdamai, Kriss Hatta Ternyata Batal Dibebaskan, Seteru Billy Syahputra Malah Alami Ini

Baca: Pakaian Maia Estianty saat Kumpul Keluarga Jadi Sorotan, Eks Rekan Duet Mulan Jameela Balas Ini

Baca: Cara Ashanty Makan Bareng Aurel Hermansyah CS Disorot, Istri Anang Hermansyah Lakukan Hal Tak Biasa

Baca: Teriakan Nikita Mirzani Saat Ngamuk di Ruang Sidang Cerai Viral, Ini Dalih Mantan Istri Dipo Latief

Beberapa lubang galian terisi air diperlihatkan oleh Alfan yang didampingi pula dari warga dan pihak Desa Damithulu yang terdampak akan aktivitas galian tersebut.

Diduga, bendungan-bendungan dari tambang itulah yang menyebabkan aliran air menuju perkebunan karet warga.

Sehingga dampaknya ada sekitar 10 hektare tanaman karet terendam.

“Adanya air yang terbendung ini warga Desa Damithulu mengeluh karena lahan mereka sekitar 10 hektar jadi terndam air dan kami masih mencoba mencarikan solusinya agar hal tersebut bisa teratasi,” ucap Alfan.

Pasalnya, karena dibuat bendungan, sehingga air dari sungai-sungai kecil di Desa Damithulu dan sekitarnya tidak mengalir secara normal.

Halaman
123
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved