Kabut Asap

Kabut Asap Palangkaraya Semakin Pekat, Sekolah Diliburkan, Beberapa Siswa Menderita ISPA

Tak ada aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (12/8).

Kabut Asap Palangkaraya Semakin Pekat, Sekolah Diliburkan, Beberapa Siswa Menderita ISPA
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (13/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tak ada aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (12/8).

Pelajar yang telanjur tiba di sekolah diminta pulang.

Dinas Pendidikan Palangkaraya meliburkan pelajar mulai kemarin karena karena kualitas udara dinilai dapat mengganggu kesehatan.

Kabut asap terlihat semakin pekat.

Beberapa hari ini layar indeks pencemaran udara di Palangkaraya menunjukkan kondisi udara sangat tidak sehat bahkan sempat dalam kondisi berbahaya.

Kadisdik Palangkaraya, H Sahdin Hasan, menginstruksikan kepada semua kepala sekolah agar meliburkan proses belajar mengajar.

Dia pun mengimbau siswa agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah serta mengisi waktu libur dengan belajar mandiri di rumah.

Siswa akan diminta masuk setelah udara dirasa pulih.

Agar muridnya tetap punya kegiatan belajar, Kepala SDN 2 Palangkaraya, Sumiati, kemarin, mengatakan pihaknya telah memberi pekerjaan rumah (PR).

Dia langsung meminta wali kelas memulangkan murid begitu mendapat instruksi dari kadisdik.

"Hari ini saja dalam satu kelas ada sembilan orang yang siswanya tidak masuk kelas lantaran sakit ISPA (infeksi saluran pernapasan atas). Tak hanya murid, guru di sini juga banyak yang kena ISPA," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved