Kabut Asap

Kabut Asap Semakin Parah, Santri Ponpes Darul Amin Palangkaraya Salat Minta Hujan

Menyikapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), santri Pondok Pesantren Darul Amin Jalan Yakut Palangkaraya, Sabtu (10/8)

Kabut Asap Semakin Parah, Santri Ponpes Darul Amin Palangkaraya Salat Minta Hujan
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (13/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Menyikapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), santri Pondok Pesantren Darul Amin Jalan Yakut Palangkaraya, Sabtu (10/8), menggelar salat minta hujan.

Lamanya tidak hujan membuat Sungai Kahayan menyempit.

Sejumlah organisasi terlihat membagikan masker kepada pengendara di jalan.

Itu karena Karhutla semakin banyak.

Padahal upaya pemadaman baik dari darat maupun udara terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng.

Kondisi ini tentunya mengkhawatirkan warga.

Baca: Kabut Asap Palangkaraya Semakin Pekat, Sekolah Diliburkan, Beberapa Siswa Menderita ISPA

Baca: Kekhawatiran Ibunda Merry jika Anaknya Terus Bekerja Dengan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Terungkap

Baca: Parnonya Salmafina Sunan Jujur Soal Keputusannya ke Sunan Kalijaga, Mantan Taqy Malik Malah Begini

Baca: Setelah Dilamar Pakai Hafalan Alquran 30 Juz, Ayu Ting Ting Ungkap 5 Kriteria Calon Suami Idamannya

“Mudah-mudahan tidak seperti kabut asap 2015. Kami berharap ada tindakan dari pemerintah agar tidak banyak yang terserang penyakit pernapasan dan perekonomian tidak terganggu," ujar Dody warga Palangkaraya.

Kabut asap pada 2015 membuat udara ibu kota Kalteng berwarna kuning.

Itu karena sinar matahari tertutup kabut asap.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved