Kalselpedia

Kalselpedia: Desa Sahurai, Penghasil Kerupuk Terbesar di Batola

JIKA Anda melusuri jalan di Desa Sahurai, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola, ada yang berbeda.

Kalselpedia: Desa Sahurai, Penghasil Kerupuk Terbesar di Batola
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Warga tengah memberi pewarna lonjoran bahan baku kerupuk singkong mentah di Desa, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KalselPedia - JIKA Anda melusuri jalan di Desa Sahurai, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola, ada yang berbeda.

Di kanan kiri halaman rumah warga di desa yang berada di pinggir Sungai Barito tersebut hampir semuanya menjemur kerupuk berbahan baku singkong.

Mulai pagi sampai sore, ratusan warga disibukkan membuat kerupuk singkong.

Prosesnya sejak mengupas singkong, membuat dan membuat adonan hingga menjemur kerupuk singkong.

Sebagian warga juga mempunyai alat semi otomatis memotong adonan kering kerupuk.

Warga satu kampung di Desa Sahurai, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola, memangr menjalani profesi membuat kerupuk singkong secara turun temurun.

Ketrampilan membuat keripik singkong itu diperoleh warga Sahurai secara turun temurun.

Baca: KalselPedia: Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, Tugas Pokok dan Fungsinya

Baca: KalselPedia: Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin

Baca: KalselPedia : Kantor Cabang BNI di Banjarmasin

Singkong mentah dikupas, lalu dimasukkan ke mesing penggilingan, baru diperas sagunya.

Ampas dari singkong itu diambil untuk bahan baku kerupuk singkong.
Ampas tersebut dibikin adonan memanjang lalu direbus sekitar tiga jam.

Usai direbus, adonan memanjang dijemur selama satu sampai tiga hari.

Halaman
1234
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved