Kisah di Balik Berdirinya Tanahbumbu

Kisah Unik di Balik Berdirinya Kabupaten Tanahbumbu, 27 Januari 2003 Puncak Mengharukan

Membangun dan membesarkan sebuah kabupaten bukanlah perkara mudah. Selain diperlukan perjuangan, doa, namun juga cukup menguras pemikiran.

Kisah Unik di Balik Berdirinya Kabupaten Tanahbumbu, 27 Januari 2003 Puncak Mengharukan
banjarmasin post group/helriansyah
Salah satu kantor SKPD di Pemkab Tanahbumbu, di Batulicin Kecamatan Simpang Empat Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Membangun dan membesarkan sebuah kabupaten bukanlah perkara mudah. Selain diperlukan perjuangan, doa, namun juga cukup menguras pemikiran. Kabupaten Tanahbumbu misalnya, dulu wilayah ini menjadi bagian dari Kabupaten Kotabaru.

Untuk bisa "lepas" dari kabupaten induk, berdiri sendiri dan mandiri meski harus tergopoh-gopoh. Hingga akhirnya Kabupaten Tanahbumbu terbentuk dengan usianya yang sekarang sudah 15 tahun.

Cukup berat dan dengan perjalanan cukup panjang untuk mewujudkan sebuah kabupaten berada di bagian Selatan kala itu, hingga sekarang Kabupaten Tanahbumbu yang menginjak usia remaja.

Perjuangan bermula upaya masyarakat bersama Panitia Penuntut Kabupaten Tanahbumbu untuk mendapatkan status Kabupaten otonom secara yuridis de facto.

Langkah awal, untuk mendapatkan status Kabupaten Tanahbumbu Selatan dimulai pembentukan Panitia Penuntut di Pagatan pada tahun 1959 berjalan sampai tahun 1972, dengan Ketua Drs H Ilham. Jafri, Ibrahim Ganie, Masquel, HM Jabir dan Idham Mansyur.

Baca: Jenazah Mahasiswa UGM Ricky yang Tenggelam di Sungai Rungan Palangkaraya Dimakamkan di Banyuwangi

Baca: Air PDAM Batola Asin, Warga Kecamatan Tamban Batola Beralih ke Sumur Bor

Baca: Amalia Rezeki Promosikan Ekowisata Konservasi Bekantan Kalimantan Selatan di Estonia

Periode pertama itu telah berhasil membangun kesepahaman seluruh masyarakat. Namun tidak mendapat dukungan dari pemerintah pusat, dikarenakan kondisi sosial politik tidak memungkinkan di masa itu. Sehingga perjuangan mendapatkan status Kabupaten Tanahbumbu tertunda.

Walau demikian, seiring berjalannya waktu semangat itu senantiasa bergelora di sanubari masyarakat. Dengan momentun reformasi yang melahirkan undang-undang 22 tahun 1999 tentang otonomi daerah.

Pada bulan Agustus tahun 2000 kembali dibentuk Panitia Penuntut Kabupaten Tanahbumbu. Bertempat di gedung 7 Pebuari Pagatan, dengan Ketua Umum Drs H Burhansyah HS bersama tokoh masyarakat perwakilan 8 kecamatan.

Kantor DPRD Kabupaten Tanahbumbu, di Batulicin Kecamatan Simpangempat, Tanahbumbu.
Kantor DPRD Kabupaten Tanahbumbu, di Batulicin Kecamatan Simpangempat, Tanahbumbu. (banjarmasinpost group/helriansyah)

Wilayah yang menyatakan bergabung meliputi 5 kecamatan ex Kawedanan Tanahbumbu Selatan, ditambah Kecamatan Kelumpang Selatan, Kelumpang Hulu, dan Kecamatan Hampang.

Namun di periode kedua, hanya terkonsentrasi melakukan sosialisasi dan konsilidasi internal, berhasil membentuk Korwil di 8 kecamatan dan mengkritisasi aspirasi menjadi semangat perjuangan bersama.

Halaman
123
Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved