Berita Jakarta

KSAD Jenderal Andika Putuskan Enzo Allie Taruna Keturuan Prancis Tetap di Akademi Militer Magelang

KSAD Jenderal Andika Perkasa memastikan taruna akademi militer ( akmil) Enzo Zenz Allie tetap lanjut berada dalam pendidikan militer saat ini.

KSAD Jenderal Andika Putuskan Enzo Allie Taruna Keturuan Prancis Tetap di Akademi Militer Magelang
Dispenad
Remaja berdarah Perancis Enzo Zenz Allie (18) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Polemik tentang kelangsungan nasib taruna keturunan Prancis Enzo Zens Allie di Akademi Militer (Akmil) TNI AD berakhir.

Enzo Zenz Allie dipastikan tetap lanjut berada dalam pendidikan militer TNI AD yang saat ini sedang berlangsung.

Dilansir dari Kompas.com, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa memastikan taruna akademi militer ( akmil) Enzo Zenz Allie tetap lanjut berada dalam pendidikan militer yang saat ini sedang berlangsung.

Pihaknya telah memberikan tes tambahan dengan menggunakan alat ukur alternatif kepada Enzo dan seluruh taruna akademi militer yang sedang melakukan pendidikan di Akademi Militer Magelang tersebut.

"Kami memutuskan untuk mempertahankan Enzo dan semua taruna akademi militer yang kami terima beberapa waktu lalu," kata Andika dalam konferensi pers yang digelar di Markas Besar TNI Angkatan Darat, di Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Baca: Disebut-sebut Terkait Jaringan HTI, BIN Minta TNI Verifikasi Latar Belakang Calon Taruna Akmil Enzo

Andika menjelaskan, dalam proses rekrutmen, pihaknya memiliki beberapa alat ukur yang sudah diterapkan sejak lama.

Mulai dari akademik, kesehatan, jasmani, psikolog, hingga mentalitas ideologi.

Dari hasil alat ukur yang dilakukan, kata dia, pihaknya tidak ada keraguan lagi terhadap 364 taruna akademi militer yang telah diterima beberapa waktu lalu.

Foto ibunda Enzo menangis usai anaknya lulus jadi Catar AKMIL Magelang.
Foto ibunda Enzo menangis usai anaknya lulus jadi Catar AKMIL Magelang. ((TNI AD))

Keputusan bahwa Enzo tetap diterima di akademi militer tersebut dikarenakan dari alat ukur alternatif yang digunakan, memiliki akurasi dan validasi yang sudah digunakan selama 8 tahun.

"Kami lakukan pengukuran Sabtu-Minggu kemarin. Hasilnya dianalisis Senin (12/8/2019) kemarin. Kesimpulannya Enzo, dilihat dari indeks moderasi bernegara ternyata kalau dikonversi jadi persentase, 84 persen atau 5,9 dari maksimal 7. Indeks moderasi bernegaranya bagus," terang dia.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved