Berita Tanahbumbu

Mengatasi Munculnya Penyakit Dampak Musim Kemarau, Tanbu Siagakan Petugas Kesehatan

Kabut asap mulai terlihat, terutama pada malam dan pagi hari dan menjadi ancaman terhadap kesehatan warga.

Mengatasi Munculnya Penyakit Dampak Musim Kemarau, Tanbu Siagakan Petugas Kesehatan
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kepala Dinas Kesehatan Tanahbumbu HM Damrah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kabut asap disebabkan dampak musim kemarau mulai menyelimuti kawasan Tanahbumbu.

Kabut asap mulai terlihat, terutama pada malam dan pagi hari dan menjadi ancaman terhadap kesehatan warga.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tanahbumbu HM Damrah mengakui, kabut asap yang disebabkan oleh musim kemarau yang diperkirakan puncaknya terjadi Agustus ini.

"Benar, pagi tadi mulai ada terlihat (kabut asap). Karena puncak musim kemarau biasanya di bulan Agustus," jelas HM Damrah kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (13/8/2019).

Diakui dia, dampak kesehatan ditimbulkan oleh asap adalah inspeksi saluran pernafasan (ISPA).

Baca: Barbie Kumalasari Salahkan Fairuz A Rafiq Saat Putra Galih Ginanjar Dibully Ikan Asin, Ini Alasan

Baca: Harga Jam Tangan Merry yang Dihadiahkan Raffi Ahmad & Nagita Slavina Saat Pamit Ternyata Tak Terduga

Baca: Kesamaan Sifat Irish Bella & Ammar Zoni yang Bikin Artis Lain Begini, Nafa Urbach Sampai Bilang Ini

Maka dari itu, HM Damrah mengimbau masyarakat agar menggunakan penutup (masker) ketika keluar atau saat berkendara.

Selain itu pihaknya selalu menyiagakan para petugas kesehatan baik di puskesmas hingga pos kesehatan desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Tanahbumbu.

Dampak musim kemarau, tambah HM Damrah, bukan hanya rentan terhadap ISPA yang diakibatkan kabut asap, juga penyakit lainnya seperti diare.

Disinggung apakah ada rencana Dinas Kesehatan membagikan masker gratis, HM Damrah belum bisa memastikan.

"Nanti kita lihat dulu perkembangan kondisinya. Karena kabut asap terlihatnya baru mulai hari ini," katanya.

Pihaknya akan melihat stok masker apakah masih tersedia di Dinas Kesehatan.

"Tapi bila tidak ada, kami akan koordinasikan dengan provinsi," katanya.

Seperti pada tahun lalu, ribuan masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat dan pengendara di beberapa titik, di antaranya kawasan Simpang Empat.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved