Berita Kabupaten Banjar

Satgas Pencegahan Karhutla Kodim 1006 Martapura Pantau Desa Penjambuan di Sungai Tabuk

Satgas Pencegahan Karhutla Kodim 1006 Martapura Pantau Desa Penjambuan di Sungai Tabuk

Satgas Pencegahan Karhutla Kodim 1006 Martapura Pantau Desa Penjambuan di Sungai Tabuk
Kodim 1006 Martapura
Satgas Pencegahan Karhutla bersama Babinsa, BPBD, Nanggala Agni, Dinas Kehutanan dan Masyarakat memantau lpkasi rawan kebakaran lahan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Jajaran Kodim 1006 Martapura Kembali melakukan pemadaman Karhutla yang terletak perbatasan Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, tepatnya di Desa Penjabuan Sungai Tabuk Martapura, Selasa (13/8/2019).

Kodim Martapura yang terbagi satgas Pencegahan Karhutla terus berupaya melakukan pemadaman dan Patroli.

Dansub Satgas-6 Kodim Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto bersama Babinsa, BPBD, Nanggala Agni, Dinas Kehutanan dan Masyarakat pagi hingga sore turun kelapangan membantu dan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sebelumnya sudah terbakar untuk memastikan sisa-sisa api dari wilayah yang terbakar sudah benar-benar padam.

Mengingat lahan yang terbakar adalah jenis tanah gambut yang kalau dipadamakan hanya dengan cara dibasahi, maka akan muncul lagi percikan api dan terus menjalar ke wilayah lahan yang lain.

Baca: Isyarat Guru Khalil Tak Lagi Maju Pilkada 2020, Sebut Serahkan ke Kalangan Parpol Kabupaten Banjar

Baca: Perselingkuhan Ruben Onsu dengan Pedangdut Ini Dibongkar Vanessa Angel di Depan Ayu Ting Ting Cs

Baca: Sifat Buruk Uki NOAH Dibongkar Ariel NOAH & Personel Lain Pasca Hengkang, Eks Luna Maya Minta Maaf

Baca: Harga Jam Tangan Merry yang Dihadiahkan Raffi Ahmad & Nagita Slavina Saat Pamit Ternyata Mengejutkan

Baca: Permohonan Maaf Hotman Paris Saat Ultah Mertua, Kondisi Rumah Mertua Pengacara Fairuz Rafiq Disorot

Dampak dari karhutla tersebut ada yang sudah mendekati perkebunan milik masyarakat dan pemukiman tempat masyarakat tinggal.

Sementara untuk personel yang diturunkan untuk satgas karhutla, yang menjadi tanggung jawab 20 personel TNI gabungan yang bertujuan untuk memadamkan titik-titik api yang ada disekitar Desa Pemjambuan, Guntung Damar.

Sementara untuk unit dan kendala di lapangan, Dandim mengatakan yang masih menjadi kendala yang paling utama adalah alat yang digunakan untuk proses pemadaman, seperti pompa dan selang air.

“Untuk menanggulangi hal tersebut, tambahnya, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak lain, diantanya Polri, Manggala Agni, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” katanya.

Siswo mengimbau kepada masyarakat yang hendak merubah membuka lahan untuk merubah mindset agar tidak dilakukan dengan cara membakar. Ia juga mengajak masyarakat untuk memikirkan dampak kedepannya apabila masih melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar yang tentunya akan berdampak luas.

(Banjarmasinpost.co.id/m Hasby s)

Penulis:
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved