Berita Tanahlaut

Dinas KPH Tanahlaut Sudah Dapat Laporan Karet Terendam di Damithulu, Sarankan Lapor Kepala Wilayah

Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanahlaut menjadi satu instansi yang mendapatkan laporan insiden tersebut.

Dinas KPH Tanahlaut Sudah Dapat Laporan Karet Terendam di Damithulu, Sarankan Lapor Kepala Wilayah
banjarmasin post group/isti rohayanti
Petani Karet Desa Damithulu, Batuampar, Tanahlaut, Ismanto menunjukan kedalaman air yang membanjiri kebun karet warga setempat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Adanya kerusakan lahan karet di Desa Damithulu, Kecamatan Batuampar, Tanahlaut, Kalsel, karena terendam banjir diduga dampak tambang, membuat petani setempat melaporkan hal tersebut ke Pemda Tanahlaut.

Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanahlaut menjadi satu instansi yang mendapatkan laporan insiden tersebut.

"Sebenarnya kami sudah mendapatkan laporan beberapa waktu lalu oleh para petani karet di sana dan penyuluh. Tapi itu adalah gejolak sosial," ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura  Kabupaten Tanahlaut, Ahmad Mustahdi, Rabu (14/8/2019).

Sebutnya, penyuluh pertanian di desa tersebut juga sudah menginformasikan mengenai kondisi lahan karet yang terendam. Namun sebagai dinas tekhnis, dan karena itu merupakan dampak lingkungan, sehingga menjadi kewenangan kepala wilayah.

Mustahdi juga mendapatkan informasi kalau kebun karet terendam itu merupakan dampak aktivitas tambang yang beredekatan dengan wilayah tersebut. Sehingga menyebabkan air sungai tidak mengalir semestinya.

Baca: Galian Tambang di Desa Batalang Disebut Penyebab Kebun Karet Terendam, Camat Jorong Tunjukkan ini

Baca: Petani Karet Damithulu Tanahlaut Minta Bendungan Tambang Buka Saluran, Sebabkan Lahan Karet Terendam

Baca: NEWSVIDEO : Kebun Karet Terendam, Petani Karet Damithulu Minta Bendungan Galian Tambang Ada Saluran

Sebagaimana diketahui, sejak akhir tahun 2018 lalu,  warga Desa Damithulu, khsusunya petani karet mengeluhkan kebun karet mereka yang banjir. Bahkan hampir 10 hektar kebun karet terendam.

Musim kemarau yang seharusnya menimbulkan kekeringan tidak terjadi di lahan karet tersebut. bahkan ujar Mustahdi, area yang seharusnya kering, malah menjadi terendam air karena gejolak sosial tersebut.

Ia sendiri merasa tidak enak hati dengan kondisi sekarang. Satu sisi tak memiliki kewenangan, sisi lain hendak membantu petani karet binaan.

Karena dinasnya hanya menangani mengenai budidaya dalam perkebunan, membuat Mustahdi juga terbatas dalam bertindak.

Warga Damithulu, Kecamatan Batuampar, Tanahlaut memperlihatkan kondisi tambang yang membuat lahan karet mereka terendam, Senin (12/8/2019).
Warga Damithulu, Kecamatan Batuampar, Tanahlaut memperlihatkan kondisi tambang yang membuat lahan karet mereka terendam, Senin (12/8/2019). (banjarmasin post group/isti rohayanti)

Namun sebutnya, penyuluh pun melalui izinnya telah menyarankan kepada para petani karet untuk meminta kepala wilayah bertindak. Karena hal tersebut sudah memasuki kebijakan kepala daerah, baik itu kepala desa, camat, maupun bupati.

Mustahdi pun berharap agar penambang juga turut serta memperhatikan masyarakat. Jangan sampai sebut Muhtadi, aktivitas tambang malah membuat masyarakat setempat merasakan dampak negatif.

"Mudahan ada kepedulian pihak penambang terhadap masyarakat. Khususnya petani.
Apalagi mereka hidup disana, baik nafkah dan usaha sehari-hari. Kalau sampai rusak, itu sama mengakibatkan penderitaan masyarakat kami," tutupnya.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti) 

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved