Berita Batola

Gerakan Pemuda Ansor Batola Kritik Musda KNPI Besok, Menyalahi Prosedur, Ini Fakta-faktanya

Jika tak ada aral, Musyawarah Daerah (musda) KNPI Kabupaten Barito Kuala (Batola) pada Kamis (15/8/2019).

Gerakan Pemuda Ansor Batola Kritik Musda KNPI Besok, Menyalahi Prosedur, Ini Fakta-faktanya
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Barito Kuala Anwar Hadimi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Jika tak ada aral, Musyawarah Daerah (musda) KNPI Kabupaten Barito Kuala (Batola) pada Kamis (15/8/2019).

Sayangnya musda tersebut terindikasi sudah diatur dan menyalahi prosedur. Bukan tanpa alasan, setelah mati suri KNPI Batola selama bertahun-tahun tiba-tiba pengurus tingkat kecamatan dilantik beberapa saat sebelum perhelatan Musda.

“Terlebih pengurus KNPI tingkat kecamatan disebut-sebut memiliki hak suara dan hak bicara yang setara dengan OKP yang terdaftar di DPD KNPI Batola,” kata Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Barito Kuala Anwar Hadimi, Rabu (14/8/19).

Dikatakan Hadimi, sebanyak 17 pengurus kecamatan tingkat diindikasikan melimpahkan suara kepada salah satu bakal calon ketua KNPI. Bagaimana mungkin KNPI Batola yang lama vakum tiba-tiba sudah terbentuk pengurus di tingkat kecamatan.

Baca: Relokasi PKL Jalur Hijau Handil Bakti, Hasil Pertemuan dengan Pedagang Dilaporkan ke Bupati Batola

Baca: VIRAL Banjir di Mina Ibadah Haji Hingga Pemadaman Listrik, Begini Penjelasan Kementerian Agama RI

Baca: VIRAL Tanaman Bajakah Sembuhkan Kanker, Begini Cerita Keluarga yang Pertama Kali Buktikan Khasiatnya

“Apalagi menjelang Musda, terlebih punya hak suara di Musda nanti, ada apa dibalik ini?," tegas Hadimi.

Hadimi menyatakan pengesahan pengurus KNPI tingkat kecamatan, menyalahi prosedur dan cacat hukum. Nah, jika 17 pengurus KNPI di tingkat kecamatan di Batola punya hak suara ya jelas sudah tahu siapa pemenangnya.

“Ya sia-sia saja kita datang musda KNPI tersebut," tegas dia.

Hadimi kuatir siapapun yang akan terpilih menjadi ketua KNPI Batola bakal kehilangan kepercayaan dari OKP Khususnya GP Ansor Batola. Sebab semenjak awal Musda, ada indikasi prosedur yang dilabrak.

Lebih lanjut Hadimi menyatakan semua OKP Rapimda sepakat memiliki hak suara sedangkan pengurus KNPI tingkat kecamatan tidak memiliki hak suara, namun tiba-tiba ada permintaan Pengurus tingkat kecamatan memiliki hak suara di Musda KNPI Batola.

“Kami sudah tahu kemana arah dukungan pengurus KNPI tingkat kecamatan. Ini aneh dalam musda KNPI," kata Anwar.
(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved