Berita Kaltim

Jambret Sadis di Samarinda Ditembak Polisi, Ternyata Kakak Beradik, Beraksi di 20 Lokasi Ini

Pelaku kejahatan jalanan yang membuat resah masyarakat Kota Tepian berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Samarinda.

Jambret Sadis di Samarinda Ditembak Polisi, Ternyata Kakak Beradik, Beraksi di 20 Lokasi Ini
TribunKaltim.Co/Christoper Desmawangga
JAMBRET- Polsek Samarinda Seberang merilis keberhasilan mengungkap kasus tindak kejahatan dengan kekerasan (jambret) dengan tersangka Junaidi Alias Junai warga jalan Bung Tomo dan Mahensra Saputta Alias Idam warga jalan M Said Sungai Kunjang dipimpin Kanitreskrim Polsek Samarinda Seberang Iptu Teguh Wibowo di Mapolsek Samarinda Seberang jalan Bung Tomo Kalimantan Timur, Rabu(14/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMARINDA -Kakak beradik Junaidi (25) dan Mahendra Saputra (21), pelaku jambret yang telah beraksi di 20 tempat di Samarinda, Kaltim, dibekuk Unit Reskrim Polsek Samarinda.

Dilansir dari Tribunkaltim.co, kedua kakak-beradik jambret tersebut tergolong sadis dengan tidak segan melukai korbannya. Selama beraksi, keduanya yang merupakan kakak beradik ini telah beraksi sebanyak 20 kali disejumlah kecamatan,

diantaranya Kecamatan Samarinda Seberang, Kecamatan Samarinda Kota, Kecamatan Sungai Pinang dan Kecamatan Sungai Kunjang.

Saat proses penangkapan terhadap pelaku pada Selasa (13/8) kemarin di kawasan Karang Paci, Sungai Kunjang. Petugas dibuat ekstra bekerja keras, pasalnya pelaku melakukan perlawanan.

Namun demikian, Kepolisian tidak juga tidak gentar dengan tingkah laku pelaku tersebut. Timah panas lalu dikeluarkan yang bersarang tepat di kaki kedua pelaku.

Baca: Balita Kulit Melepuh Masih Kerap Menangis, Begini Kondisinya

Pelaku yang diamankan, Junaidi (25) dan Mahendra Saputra (21). Selama beraksi, keduanya bermodalkan 1 unit kendaraan roda dua yang juga hasil curian, serta 1 unit cutter.

Cutter itu sendiri digunakan pelaku untuk memotong tali tas korban. Namun demikian, cuttee itu juga yang digunakan pelaku untuk melukai korbannya.

Sebelum beraksi, pelaku terlebih dahulu minum minuman keras. Lalu mencari calon korban dengan hunting di jalanan. Setelah mendapatkan calon korban, pelaku lantas mengikuti korban tersebut, dan langsung disergap setelah berada di jalanan yang sepi.

Umumnya, pelaku mengincar korban dengan kriteria menggunakan motor, serta wanita.

"Saya kalau tidak minum (miras) dulu tidak berani saya beraksi," ucap Junaidi saat ditemui di Mapolsek Samarinda Seberang, Rabu (14/8/2019).

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved