Berita Banjarmasin

Kemenkumham Kalsel Berkomitmen Penanggulangan Narkoba di Banua, Inl Nagkah yang Dilakukan

Kemenkumham Kalsel Berkomitmen Penagfgulangan Narkoba di Banua, Inl Nagkah yang Dilakukan

Kemenkumham Kalsel Berkomitmen Penanggulangan Narkoba di Banua, Inl Nagkah yang Dilakukan
humas kanwil kemenkumham Kalsel
Rapat presentasi laporan hasil kajian HAM dengan narasumber Kepala Seksi Intelijen Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalsel, Kompol.Muhammad Yusuf, Selasa (13/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kementerian Hukum Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan berkomitmen bersama-sama aparat penegak hukum lainnya dalam menanggulangi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan (Narkoba) terlarang khususnya di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara.

Bertempat di ruang rapat Kepala Kantor Wilayah diselenggarakan rapat presentasi laporan hasil kajian HAM dengan narasumber Kepala Seksi Intelijen Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalsel, Kompol.Muhammad Yusuf, Selasa (13/8/2019).

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kalsel, Subianta Mandala selaku pimpinan rapat menyapaikan,"Keseriusan Kementerian Hukum dan HAM dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas/Rutan dengan melakukan pengkajian karteristik narapidana kasus narkotika d iwilayah Kalsel sebagai bahan pembentukan kebijakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah maupun stakeholder yang lain.

Baca: Jabat Ketua Fraksi Gamkesira DPRD Tapin, Anggota DPRD Termuda Gilang Siap Terima Amanah

Baca: Dinas Pariwisata dan Asita Kalsel Kunjungi Finlandia-Estonia, Ternyata Ini yang Dilakukan

"Pertemuan ini merupakan momentum dalam merumuskan dan persamaan persepsi terkait penanggulangan narkoba di kalsel dengan dilakukan peninjauan terhadap sistem pemidanaan terhadap napi narkotika melalui peraturan bersama dengan penanganan pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika ke dalam tempat rehabilitasi," paparnya sekaligus membuka acara.

Sementara itu dalam paparannya, Kompol.M Yusuf menjelaskan terkait dasar hukum tentang narkotika dan pelaksanaan peraturan bersama antara Mahkamah Agung, Kemenkumham, Kejaksaan, Kepolisian, Kemenkes, Kemensos dan BNN nomor PERBER/01/III/2014/BNN tentang penanganan pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika ke dalam tempat rehabilitasi.

Adapun peserta yang hadir sebanyak 20 orang yang terdiri perwakilan Kepolisian Daerah Kalsel, Kepolisian Resort Kota Banjarmasin, dan Lapas/Rutan di Kalsel yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik narapidana kasus narkotika berdasarkan faktor resiko di Lapas maupun Rutan Se-Kalsel selain itu sebagai bahan kebijakan dalam rangka pembinaan narapidana narkotika sesuai dengan tingkat resiko.

(banjarmasinpost.co.id/irfani rahman)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved