Berita Tanahlaut
Objek Wisata Air Terjun Bajuin Mulai Ramai, Khususnya di Akhir Pekan
Wisata air terjun Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut, masih menjadi ikon wisata di Bumi Tanahlaut, Kalsel.
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Wisata air terjun Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut, masih menjadi ikon wisata di Bumi Tanahlaut, Kalsel.
Objek wisata alam di pegunungan ini masih memberikan daya tarik sendiri bagi pengunjung yang datang.
Beberapa tahun lalu wisata ini mengalami kondisi minim pengunjung.
Bahkan bisa dikatakan sepi.
Hal itu menurut keterangan warga, Siti Rojati karena adanya isu pemalakan yang dialami oleh pengunjung.
Padahal jelasnya, kejadian tersebut sudah cukup lama.
Itupun bukan pemalakan, melainkan bentuk peneguran kepada sejoli yang kedapatan melakukan hubungan intim di luar nikah pada tempat wisata itu.
Baca: Kemiripan Suami Syahrini, Reino Barack dengan Suami Pertama Nikita Mirzani, Sama dalam Hal Ini
Baca: Kematian Ruben Onsu Jadi Sasaran, Teror ke Teman Ayu Ting Ting & Ivan Gunawan Tak Bisa Ditangkal?
Baca: Ada Adegan Basah-basahan! Foto Maternity Irish Bella dan Ammar Zoni Kembali Beredar dan Jadi Sorotan
Baca: Anak Hasil Pernikahan Fairuz-Sonny Dibully Disekolah, Barbie Kumalasari : Risiko Tak Mau Berdamai
“Karena kejadian itu, dan adanya isu pemalakan, jadi di sini sepi pengunjung,” ucap Siti yang juga berdagang di lokasi tersebut.
Sekarang ujarnya, sejumlah pengunjung mulai kembali berdatangan.
Terutama pada Sabtu dan Minggu.
Sementara untuk karcis sekaligus biaya parkir masuk ke wisata Bajuin yakni Rp 5.000 perorang.
Tak hanya hari itu, di hari biasa pun ada puluhan pelancong wisata yang mendatangi objek air terjun tersebut.
Terbukti adanya puluhan motor yang terparkir di area parkir.
Serta lokasi pendakian yang diisi oleh sejumlah remaja.
Ya, untuk menempuh air terjun Bajuin, pengunjung harus mendaki terlebih dahulu.
Ada beberapa tingkat air terjun di Bajuin.
Dua di antaranya lebih mudah dijangkau.
Sementara untuk air terjun ketiga, hingga tingkat ketujuh dianggap rumit.
Karena jalurnya yang masih hutan perawan.
Jalur trail pun tak bisa menembus lokasi air terjun pada tingkat yang tinggi.
Sehingga objek wisata yang paling ramai dan dikunjungi ada di air terjun tingkat ke dua.
Kondisi alam pegunungan dan air terjun Bajuin yang masih alami serta dihiasi bebatuan, menawarkan pemandangan alam yang sejuk.
Beberapa lintasan terasa curam.
Namun pada jalur tracking pertama disediakan anak tangga.
Rencana pembenahan objek wisata Bajuin terlihat pada papan miniatur yang ada di tempat parkir wisata tersebut.
Ada beberapa gambar gazebo dan taman yang ditawarkan nantinya, yakni pada 2020 mendatang.
“Tahun 2020 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tanahlaut memang akan melaksanakan pembenahan di objek wisata air terjun Bajuin,” ucap Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tanahlaut, Lutfiati Uyun.
Pembenahan yang dimaksud jelasnya, yakni perbaikan sarana dan prasarana di kawasan objek wisata tersebut.
Melaksanakan pelatihan kepada kelompok sadar wisata dan mengadakan event berskala nasional.
Adapun sarana dan prasarana yang dibangun yakni landclearing untuk ground camping, wahana ketangkasan anak, taman bunga, perbaikan gazebo, pembuatan jalan setapak dan rehab musala serta Wc.
Selain itu ada pula pembuatan pintu gerbang dan pagar pembatas.
“Adanya sejumlah fasilitas dan kenyaman serta keamanan ini diharapkan bisa meramaikan kunjungan wisata. Terlebih jalan menuju Bajuin juga sudah nyaman,” tutupnya.
(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sejumlah-remaja-terlihat-mandi-di-objek-wisata-air-terjun-bajuin.jpg)