Kriminalitas Banjarmasin

Pelangsir BBM Pakai Suzuki Thunder Diamankan Polresta Banjarmasin, Mau Dijual Lagi ke Kapuas

Pelangsir BBM Pakai Suzuki Thunder Diamankan Polresta Banjarmasin di kawasan Perumnas, Mau Dijual ke Kapuas

Pelangsir BBM Pakai Suzuki Thunder Diamankan Polresta Banjarmasin, Mau Dijual Lagi ke Kapuas
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi bersama satu anggotanya memperlihatkan jejeran motor pengangkut jeriken digunakan untuk melangsir, Selasa (13/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Aparat Polresta Banjarmasin baru-baru tadi merazia beberapa pelangsir menggunakan motor dan jeriken, di Banjarmasin.

Diamankan 7 motor, lima diantaranya jenis Suzuki Thunder.

Hasil tangkapan itu disampaikan saat press release pengungkapan kasus tindakan pidana Migas dan pengangkutan BBM tanpa izin, Selasa (13/8/2019) siang dilaksanakan di ruang Reskrim Polresta Banjarmasin, Jalan A Yani km 3,5 Banjarmasin.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi kepada wartawan mengatakan, jajarannya berhasil mengamankan para pelangsir pada Kamis (8/8/2019) lalu sekitar pukul 05.00 Wita, di kawasan Jalan Tembus Perumnas, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin. 

Baca: Lahan Pemakaman di Batu Benawa HST Seluas 0,5 Hektare Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok

Baca: Sifat Buruk Uki NOAH Dibongkar Ariel NOAH & Personel Lain Pasca Hengkang, Eks Luna Maya Minta Maaf

Baca: Perselingkuhan Ruben Onsu dengan Pedangdut Ini Dibongkar Vanessa Angel di Depan Ayu Ting Ting Cs

Baca: Ceritakan Hubungan Intim dengan Berondong di Youtube Rey Utami & Pablo Benua, Presenter Ini Menyesal

Dikatakannya, ada tujuh orang tersangka tertangkap tangan oleh petugas sedang menggunakan sepeda motor membawa BBM jenis premium dan juga solar dalam jumlah banyak tanpa izin.

Diungkapkannya, dari penangkapan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari para tersangka dengan total sebanyak 1.725 liter premium dan 330 liter solar.

BBM jenis premium dan solar tersebut sebelumnya akan dibawa para pelangsir dengan tujuan untuk dijual kembali di wilayah Anjir Muara Batola, dan yang lainnya dijual ke wilayah Kapuas Kalteng.

Beberapa pelangsir, ungkap Kasat Reskrim berencana untuk menjual kembali premium dan solar ke wilayah Anjir Muara dan Kapuas.

"Namun pengangkutan tersebut tidak memiliki perizinan yang sah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, yakni tentang Migas," terang Kasat Reskrim.

Akibat perbuatannya, pelangsir dikenakan Pasal 53 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 huruf B dan D tentang minyak dan gas bumi.

(Banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved