Berita Banjarmasin

Petugas Temukan Obat Sakit Jantung di Samping Mayat 'Bunda' Warga Mantuil yang Meninggal di Rumahnya

Diketahui seorang wanita bernama Triswati atau yang sehari-harinya dipanggil Bunda (48), ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya.

Petugas Temukan Obat Sakit Jantung di Samping Mayat 'Bunda' Warga Mantuil yang Meninggal di Rumahnya
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Puluhan warga Jalan Tembus Mantuil Kompleks Bumi Basirih Permai (BBP), Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin dibuat geger seorang warga meninggal dalam kamar rumahnya, Rabu (14/8/2019) sore pukul 16.00 Wita. Tampak beberapa relawan dan polisi berada di depan rumah almarhum 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang wanita bernama Trisnawati, sehari-hari dipanggail Bunda (48), warga Jalan Tembus Mantuil RT19/RW02, nomor 16, Kompleks Bumi Basirih Permai (BBP), Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin ditemukan telah menjadi mayat, Rabu (14/8) sore pukul 16.00 Wita.

Wanita yang selama ini hidup seorang sendiri, ditemukan di lantai kamar rumahnya. Di samping almarhum tergeletak, ditemukan berbagai jenis obat yang mana obat tersebut adalah obat sakit jantung.

Orang yang pertama kali menemukan korban adalah Yamani, warga sekitar. Saksi Yamani masuk ke dalam rumah almarhum melalui pintu samping.

Yamani memang kenal betul dengan almarhum. Karena mereka masih bertetangga dan masih satu RT dan satu RW.

Baca: BREAKING NEWS - Warga Kompleks BBP Mantuil Banjarmasin Geger Wanita Jadi Mayat dalam Rumah

Dikatakannya, selama ini almarhum hidup seorang sendiri. Suaminya seorang ABK tugboat, dan saat ini masih berlayar.

Kapolsekta Banjarmasin Selatan, AKP Idit Aditya bersama jajarannya mendatanggi ke lokasi kejadian temuan mayat sambil menungfu visum dari dokter.

Rencananya almarhum akan diidentifikasi oleh anggota Identification System (Inafis) Polresta Banjarmasin.

Dikatakan kapolsek, berdasarkan keterangan dari beberapa tetangga almarhum, bahwa selama ini almarhum menderita sakit jantung.

Walaupun sakit, namun sesekali almarhum keluar rumah bergaul dengan tetangga yang lain.

Ketua RT19 Rusiannor mengatakan, selama ini almarhum tinggal seorang diri. Suaminya sebagai pelaut dan sebulan sekali baru pulang ke rumah (Banjarmasin).

Selama menikah dengan suaminya, almarhum tidak memiliki anak dan hanya ada anak tiri.

Rencananya setelah dilakukan identifikasi oleh petugas Inafis, jenazah akan disemayamkan di rumah duka. Pihak keluarga tidak mau jenazah Bunda dibawa ke rumah sakit.

Baca: Kebakaran Lahan Hampir Menyasar Permukiman Penduduk di Labuan Amas HST, Petugas Lakukan Ini

Masih menurut keterangan tetangga almarhum, rumah yang dia tempati ditawarkan untuk dijual. Namun sampai hari ini belum ada yang membeli.

"Orangnya memang baik. Dia mudah bergaul dengan tetangga di sekitarnya. Hari ini (Rabu) Bunda seharian tak keluar rumah. Menjelang sore kami mendapat kabar almarhum meninggal dunia,"ungkap Sri, warga sekitar.

Warga mengakui selama ini almarhum menderita sakit jantung. (banjarmasinpost.co.id/jd)

Penulis: Jumadi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved