Kriminalitas HSU

Polsek Amuntai Utara Tangkap Tangan Pelaku Diduga Bawa BBM Ilegal

Dugaan tindak pidana kegiatan pengangkutan dan atau niaga BBM tanpa izin usaha di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), kembali diungkap

Polsek Amuntai Utara Tangkap Tangan Pelaku Diduga Bawa BBM Ilegal
polres hsu
pelaku AAS alias A (kaos hitam) menyaksikan petugas yang memerilsa mobilnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Dugaan tindak pidana kegiatan pengangkutan dan atau niaga BBM tanpa izin usaha di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), kembali diungkap pihak kepolisian.

Kali ini pengungkapan dilakukan jajaran Polsek Amuntai Utara yang berhasil melakukan tangkap tangan, Selasa (13/8/2019).

Tangkap tangan dilakukan malam sekitar pukul 21.00 wita, di Jalan Rakha Desa Pamintangan RT. 04, Kecamatan Amuntai Utara, HSU.

Saat itu petugas menemukan pelaku AAS alias A (24), yang mengaku warga Jalan Lambung Mangkurat, Desa Pelampitan Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU, sedang membawa BBM jenis pertamax dan pertalite.

BBM tersebut disimpan dalam jeriken, dibawa menggunakan mobil Toyota Avanza yang dikemudikan pelaku sendiri.

Baca: Menyindir? Tips Hamil dari Luna Maya Saat Ramai Kabar Syahrini Berbadan Dua, Vidi Aldiano Pun Kaget

Baca: Permintaan Kado Istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina untuk Rafathar pada Olla Ramlan, Berkait Merry?

Baca: Kemiripan Suami Syahrini, Reino Barack dengan Suami Pertama Nikita Mirzani, Ini Kesamaan Mereka

Baca: Kematian Ruben Onsu Jadi Sasaran, Teror ke Teman Ayu Ting Ting & Ivan Gunawan Tak Bisa Ditangkal?

Dari hasil penggeledahan di dalam mobil, petugas mendapati bahan bakar jenis pertamax sebanyak 130 liter yang disimpan menggunakan empat buah jeriken plastik.

Selain itu juga didapatkan jenis pertalite sebanyak 60 liter yang disimpan dengan menggunakan dua buah jeriken berbahan plastik.

Bukan hanya itu, ketika penggeledahan dilanjutkan ke toko yang dikelola pelaku di Desa Palampitan Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, ditemukan juga bahan bakar jenis bensin atau premium sebanyak 186 liter yang belum terjual.

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan melalui Kapolsek Amuntai Utara, Ipda Ramadani, Rabu (14/8/2019) membenarkan telah melakukan tangkap tangan terduga pelaku tindak pidana pengangkutan dan atau niaga BBM tanpa izin usaha.

"Sudah diamankan untuk proses lebih lanjut," katanya.

Disampaikannya ada beberapa barang bukti yang disita petugas dalam pengungkapan melalui aksi tangkap tangan ini.

Barang bukti tersebut, satu unit mobil merk Toyota New Avanza Tipe 1.3 MT warna silver metalik beserta STNK.

Bahan bakar minyak jenis pertamax sebanyak 130 liter, premium sebanyak 186 liter dan pertalite sebanyak 60 liter.

Kemudian, lima jeriken kecil plastik, 10 jeriken besar plastik, satu tong plastik, satu buah takaran minyak dua liter, satu corong warna merah dan satu saringan warna biru.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved