Berita Tanahlaut

Tanahlaut Masuk Peringkat Nomor Satu Kejadian Karhutla Terbanyak, Empat Kecamatan Jadi Wilayah Rawan

Sejak Januari 2019 hingga 12 Agustus 2019 kemaren terangnya, merujuk data yang disampaikan oleh BPBD Provinsi Kalsel, Tanahlaut menjadi wilayah

Tanahlaut Masuk Peringkat Nomor Satu Kejadian Karhutla Terbanyak, Empat Kecamatan Jadi Wilayah Rawan
foto kiriman Humas Polres Tanahlaut untuk Banjarmasinpost.co.id
Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan ikut memadankan Karhutla di Desa Sungaijelai, Kecamatan Tambangulang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - 2019 ini, Tanahlaut menjadi wilayah yang masuk peringkat nomor satu untuk kejadian kebakaran lahan dan hutan.

Hal itu dipaparkan oleh Kepala Dinas BPBD Kabupaten Tanahlaut, M Kusri, Rabu (14/8/2019).

Sejak Januari 2019 hingga 12 Agustus 2019 kemaren terangnya, merujuk data yang disampaikan oleh BPBD Provinsi Kalsel, Tanahlaut menjadi wilayah terbanyak untuk insiden Karhutla.

Hal itu disebabkan Tanahlaut yang lahannya termasuk daerah rawan.

Sementara pada tahun sebelumnya ujar Kusri, menjadi nomor dua se Kalimantan Selatan.

Baca: Ada Adegan Basah-basahan! Foto Maternity Irish Bella dan Ammar Zoni Kembali Beredar dan Jadi Sorotan

Baca: TikTok Luncurkan Layanan Baru, Mesin Pencari Tiru Pesaingnya Baidu dan Tencent

Baca: Anak Hasil Pernikahan Fairuz-Sonny Dibully Disekolah, Barbie Kumalasari : Risiko Tak Mau Berdamai

Baca: Cinta Laura Tidak Menyangka Bumi Manusia Menguras Emosinya, Jadi Puncak Karier Hanung Bramantyo

Tercatat, hingga 12 Agustus 2019 ini, ada 108 kali kejadian Karhutla di wilayah berjuluk Bumi Tuntung Pandang tersebut.

Adapun luasan lahan terbakar mencapai 176 hektare.

Dalam artian rata-rata kejadian karhutla membakar 1,63 hektare lahan.

Karhutla tertnggi pada Bulan Juli dan Agustus.

“Penanganan Karhutla ini tentunya berkat kesigapan rekan-rekan Tim Satgas Karhutla yang bisa memadamkan api secara cepat. Sehingga tidak sampai merambat dan membakar lahan lebih luas,” jelas Kusri.

Halaman
123
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved