Bisnis Techno

TikTok Luncurkan Layanan Baru, Mesin Pencari Tiru Pesaingnya Baidu dan Tencent

ByteDance akan bersaing dengan raksasa internet China lainnya yang memiliki layanan serupa, Baidu dan Tencent.

TikTok Luncurkan Layanan Baru, Mesin Pencari Tiru Pesaingnya Baidu dan Tencent
Google Play Store
Aplikasi Tik Tok. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pembuat TikTok, ByteDance, meluncurkan mesin pencari di China bernama Toutiao Search.

ByteDance akan bersaing dengan raksasa internet China lainnya yang memiliki layanan serupa, Baidu dan Tencent.

Pemerintah China memang memblokir seluruh ekosistem internet dan media sosial yang berasal dari luar Negeri Tirai Bambu, seperti Google, Facebook, dan Twitter.

Namun di sisi lain, pemerintah mendorong sektor swasta menyediakan layanan serupa bagi pengguna di China, meski masih diberlakukan pengawasan.

ByteDance selaku pemilik TikTok diketahui sedang mengekspansi layanannya, dari bisnis inti di bidang berita dan video, ke ranah yang lebih luas, seperti streaming musik dan pesan instan.

Baca: Anak Hasil Pernikahan Fairuz-Sonny Dibully Disekolah, Barbie Kumalasari : Risiko Tak Mau Berdamai

Baca: Cinta Laura Tidak Menyangka Bumi Manusia Menguras Emosinya, Jadi Puncak Karier Hanung Bramantyo

Baca: Percobaan Bunuh Diri Ria Ricis Terungkap, Video Pamit Teman Verrell Bramasta & Atta Itu Penyebabnya

Toutiao Search akan disematkan di produk unggulan ByteDance, Jinri Toutiao, yang merupakan platform agregator berita di China.

Mesin pencari itu akan menyajikan konten dari aplikasi-aplikasi buatan ByteDance, sepertiberita dari Jinri Toutiao, konten video dari TikTok versi China, dan situs web yang lebih luas.

Seperti layanan search engine di China lainnya, hasil pencarian Toutiao Search juga kena sensor pemerintah China, dirangkum KompasTekno dari CNBC, Rabu (14/8/2019).

Di China sendiri, layanan search engine Baidu masih menjadi yang terdepan selama dua dekade.

Baidu meluncur pada 2010 saat Google keluar dari China. Pada 2018, riset StatCounter menyebut Baidu memiliki pangsa pasar 66 persen di desktop dan 71 persen di mobile.

"Kami memperkirakan ada dua pemain baru di pasar search engine tiap tahunnya (di China)," kata Ping Xiaoli, General Manager Baidu App, mengomentari soal peluncuran Toutiao Search.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved