Berita Tabalong

BPBD Tabalong Dirikan Posko Siaga Karhutla di Setiap Kecamatan, Ini Tujuannya

BPBD Kabupaten Tabalong melakukan evaluasi terhadap adanya posko penanggulangan Karhutla yang ada di Expo Center Mabuun.

BPBD Tabalong Dirikan Posko Siaga Karhutla di Setiap Kecamatan, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Posko Terpadu Siaga Karhutla di Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong melakukan evaluasi terhadap adanya posko penanggulangan Karhutla yang ada di Expo Center Mabuun.

BPBD Tabalong Alfian mengatakan pihaknya bekerjasama dengan seluruh pihak terkait seperti Kodim 1008/Tanjung, Polres Tabalong, seluruh Polsek, Danramil , Camat , UPBS, Basarnas, RAPI dan KPH.

Alfian menambahkan hasil rakor dan evaluasi Posko Siaga Darurat Karhutla, kabut asap dan kekeringan di Kabupaten Tabalong yaitu akan menunjuk penanggung jawab harian Posko yang akan mengkoordinir giat ops posko perhari dengan susunan tanggal ganjil dari Kodim 1008/Tanjung dan tanggal genap dari Polres Tabalong dengan kepangkatan yang tertinggi pada hari itu yang mengatur giat ops lapangan atau pemadaman di lapangan.

“Komando akan berubah setiap hari terhantung dari jadwal dan piket jaga hal ini untuk memaksimalkan kinerja dan tanpa mengganggu tugas dan tanggungjawab,” ujarnya.

Untuk memudahkan komunikasi juga dilakukan keseragaman chanel frequensi radio sementara radio repeater BPBD rusak akan mempergunakan frequensi damkar pemkab Tabalong di 147.400 mhz.

Baca: Penyelam Senior Juga Akan Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut, Suhaili Bawa 3 Kamera Underwater

Posko siaga bukan hanya dilakukan di pusat kabupaten namun juga hingga ke tingkat kecamatan, Pos lapangan di 12 kecamatan di mulai tanggal 16 agustus sampai dengan 15 september 2019. Untuk di posko di tiap kecamatan akan berjaga personil sebanyak 10 orang perhari dengan penempatan pos lapanganny pada pos UPBS Kecamatan masing masing di 12 kecamatan.

“Bekerjasama dengan UPBS, Polsek dan Danramil bekerjasama standby di daerah masing masing,” ungkapnya.

Pihak yang terkait ini akan terus melakukan koordinasi dalam penanganan setiap kejadian, yang juga melibatkan masyarakat. Kabupaten Tabalong memiliki 47 UPBS di 12 Kecamatan yang bisa membantu dalam fungsi pencegahan dan penganggulangan Karhutla.

“Kami juga akan menyalurkan peralatan untuk penanggulangan bencana kebakaran seperti gepyok yaitu alat sederhana yang digunakan untuk memadamkan kebakaran ke-12 kecamatan melalui mekanisme pinjam pakai,” ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved