Opini Publik

Kalsel Cerdas dan Wajah Perpustakaan (Catatan untuk HUT ke-69 Provinsi Kalsel)

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan surat keputusan No. 2 Tahun 1989 tanggal 31 Mei 1989 telah menetapkan

Kalsel Cerdas dan Wajah Perpustakaan (Catatan untuk HUT ke-69 Provinsi Kalsel)
Foto YABN
Perpustakaan Keliling Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) hadir di Lapangan Pendopo 

OLEH: AHMAD SYAWQI, Pustakawan UIN Antasari Banjarmasin

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seperti yang kita ketahui bersama bahwa DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan surat keputusan No. 2 Tahun 1989 tanggal 31 Mei 1989 telah menetapkan 14 Agustus 1950 sebagai Hari Jadi Provinsi Kalsel yang kini memasuki usia yang ke-69 (14 Agustus 1950-14 Agustus 2019).

Tanggal 14 Agustus 1950 melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat (RIS) No. 21 Tahun 1950, merupakan tanggal dibentuknya provinsi Kalimantan, setelah pembubaran RIS, dengan gubernur Dokter Moerjani. Secara historis wilayah Kalsel mula-mula dibentuk merupakan wilayah Karesidenan Kalsel (dengan Residen Mohammad Hanafiah) di dalam Propinsi Kalimantan itu sendiri.

Menarik sekali untuk disimak terkait tema yang diangkat di Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kalsel 2019 yaitu yaitu “Barakat Tugul, Banua Unggul”. Istilah barakat dalam bahasa Banjar dimaknai dengan buah tangan dibawa pulang. Tugul yang dimaknai dengan tekun. Istilah banua dimaknai dengan banua negeri, asai tempat tinggal.

Sedangkan Unggul dimaknai dengan menang atau lebih tinggi daripada yang lain-lain; utama (terbaik, terutama). Jadi makna yang terkandung “Barakat Tugul, Banua Unggul” ini menggambarkan bahwa siapa saja yang ingin maju dan menjadi yang terbaik, maka perlu adanya usaha yang sungguh dan berkah doa yang selalu dilakukan secara terus-menurus.

Jika kita mencermati dengan Visi Pembangunan Jangka Panjang Daerah (PJPD) 2005 -2025 provinsi Kalsel adalah “Kalsel 2025 maju dan sejahtera sebagai wilayah perdagangan dan jasa berbasis agroindustri”.

Untuk mewujudkan Visi PJPD, maka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalsel 2016-2021 tersebut, berkisar pada 4 (empat) isu strategis (pokok) yang diangkat yaitu sebagai Kalsel Mapan (mandiri dan terdepan) lebih sejahtera, berkeadilan, mandiri dan berdaya saing.

Dari empat isu strategis tersebut, Provinsi Kalsel memfokuskan sasarannya pada 13 prioritas yakni Kalsel cerdas, sehat, terampil, beriman, sentra pangan, Kalsel menuju derah perdagangan dan jasa, Kalsel menuju lingkungan berkualitas, Kalsel dengan infrastruktur yang berkualitas, Kalsel berbudaya, Kalsel Aman, Kalsel menuju tuan rumah Pekan olahraga Nasional (PON) dan Kalsel dengan Pemda berkinerja baik.

13 priorias tersebut dijabarkan dalam lima misi utama. Setiap misi memuat isu pokok, tujuan dan sasaran misi, strategi kebijakan, indikator dan target kinerja misi, program dan kegiatan prioritas misi.

Berdasar visi itu pula, gubernur dan wakil gubernur atau Pemprov Kalsel telah menetapkan misi pembangunan daerah jangka menengah daerah Kalsel tahun 2016 -2021, yaitu mengembangkan SDM yang agamis, sehat, cerdas dan terampil.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved