Berita Banjarbaru

Seekor Kukang dengan Jari Tangan Hancur Ditemukan Tertelungkup di Sungai Ulin Banjarbaru

Malang sekali nasib seekor Kukang ini, satwa bernama latin Nycticebus Borneanus Lyon ini ditemukan warga di tepi jalan Ir PM Noor, Banjarbaru.

Seekor Kukang dengan Jari Tangan Hancur Ditemukan Tertelungkup di Sungai Ulin Banjarbaru
istimewa/warga
Kukang yang ditemukan di tepi jalan PM Noor, Sungai Ulin, Banjarbaru dengan kondisi terluka. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Malang sekali nasib seekor Kukang ini, satwa bernama latin Nycticebus Borneanus Lyon ini ditemukan warga di tepi jalan Ir PM Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kondisinya memprihatinkan, jari tangan kanan hancur.

"Iya Kukang ditemukan ditepi jalan dengan kondisi jari tangan kanan hancur mungkin terlindas kendaraan dan telah kami bawa ke klinik hewan Kota Banjarbaru dan telah diinjeksi antibiotik dan vitamin oleh para dokter hewan disana, rencana kukang tersebut akan kami serahkan ke Tahura Sultan adam Mandiangin," ucap warga Sungai Ulin Noordian Mazmy, Kamis (15/8/2019).

Menurut Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya pasal 21 ayat 2, perdagangan dan pemeliharaan satwa dilindungi termasuk kukang adalah dilarang.

Noordian mengatakan Kukang ditemukan di tepi jalan depan rumah samping eks sirkuit Sungai Ulin Banjarbaru dalam kondisi tertelungkup. Sempat dievakuasi, diberi minum menggunakan fifet hingga dibawa ke klinik hewan di Banjarbaru.

Baca: Periksa Sampel Garam di Tabalong, BPOM HSU Dapati Garam Tanpa Ada Kandungan Yodium

Baca: Kapolsek Pulaulaut Utara Turun Langsung Bantu Rehab Rumah Warga Binaan di Desa Sarang Tiung Kotabaru

Diberi pertolongan langsing oleh drh. Ratna dan drh. Wulan. Setelah diberi pengobatan kemudian dia bawa pulang, namun kemungkinan luka kukang cukup parah dan kukang tersebut tidak dapat bertahan hidup.

" Iya Kukang menghembuskan nafas terakhirnya. Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan kukang itu namun tidak dapat bertahan dan kami sangat menyesalkan terhadap orang yang tidak bertanggung jawab setelah menabrak kukang itu atau tertabrak wallahu a'lam bisawab, padahal rencana kukang tersebut kalau sudah sembuh akan kita serahkan ke Tahura Sultan Adam Mandiangin untuk menambah koleksi hewan langka di sana," ucap Noordian yang sudah satu tahun ini purna tugas dari Polisi Kehutanan dan terakhir bertugas di Tahura Sultan Adam Mandiangin.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved