Berita Kabupaten Banjar

Sekda Banjar Soroti Perilaku Merokok, Begini Sarannya Usai Dengan Paparan Tim UIN Antasari

Kebiasaan merokok menyeruak pada Rapat Koordinasi (Rakor) Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat di Aula Barakat di lantai dua kantor Bupati Banjar.

Sekda Banjar Soroti Perilaku Merokok, Begini Sarannya Usai Dengan Paparan Tim UIN Antasari
banjarmasinpost.co.id/idda royani
RAKOR - Perwakilan institusi Pemkab Banjar mendengarkan paparan tim peneliti dari UIN Syarif Hidayatullah pada Rakor Germas di aula Barakat, Kamis (15/08/2019) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kebiasaan merokok menyeruak pada Rapat Koordinasi (Rakor) Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat di Aula Barakat di lantai dua kantor Bupati Banjar, Kamis (15/08/2019) siang.

Ini setelah tim peneliti dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta memaparkan hasil studinya di Desa Bunipah, Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar.

Bunipah dipilih karena merupakan 'potret' permukiman terbelakang di Kabupaten Banjar, baik dari aspek ekonomi maupun sosial terutama menyangkut kebiasaan hidup. Rutinitas kehidupan penduduk setempat dinilai masih belum mencerminkan perilaku hidup yang sehat.

Di antaranya masih banyaknya penggunaan jamban apung (cemplung) dan kebiasaan merokok di sembarang tempat. "Data yang kami dapatkan di lapangan, sebanyak 86,50 persen warga Bunipah adalag perokok aktif dan 94, 80 persen perokok pasif," beber Irma Nurbaeti, peneliti dari UIN Syarif Hidayatullah, Kamis (15/08/2019).

Dikatakannya, tercatat sebesar 42,70 persen perokok terbiasa merokok di sembarang tempat, di rumah maupun di luar rumah.

"Merokok di luar rumah 4,20 persen dan yang tidak merokok 53, 10 persen," sebtu Irma di hadapan peserta Rakor Germas Hidup Sehat.

Baca: Saking Semangat, Murid SDN 1 Jorong Tanahlaut Nyaris Jatuh saat Berlarian Mendatangi Pusling

Data yang dipaparkan Irma tersebut menyentak peserta rakor, karena terlihat nyata masih banyaknya perokok di tengah kehidupan masyarakat. Apalagi hal itu telah menjadi bagian dari detak kehidupan di permukiman terpencil dan terbelakang sehingga makin menjadi tantangan berat dalam upaya mengubah perilaku menjadi yang lebih sehat.

Irma menuturkan di kantor-kantor pemerintahan Desa Bunipah dan Kecamatan Aluhaluh stiker pelarangan merokok memang telah ada. Tapi , pelaksanaannya belum memadai.

"Di Desa Bunipah banyak yang merokok di mana saja, di rumah maupun di tempat-tempat umum. Pelarangan merokok di tempat umum tidak ada, peraturan daerah yang melarang rokok di tempat umum, tempat ibadah dan fasilitas kesehatan belum ada," tandasnya.

Sekretaris Daerah Pemkab Banjar Mochammad Hilman yang menghadiri Rakor Germas pun langsung menyoroti perihal kebiasaan merokok tersebut begitu mendapat giliran berbicara. Ia mengajak semua pihak untuk mengakhiri kebiasaan merokok karena berisiko terhadap kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved