Berita Tapin

Angkut Bensin 360 Liter Tanpa Dokumen Lengkap, Warga HST Diamankan Patroli Polsek Tapin Selatan

Beli bahan bakar minyak bersubsidi jenis dalam jumlah besar tanpa dilengkapi dokumen dan angkutan yang layak bakal berurusan dengan aparat.

Angkut Bensin 360 Liter Tanpa Dokumen Lengkap, Warga HST Diamankan Patroli Polsek Tapin Selatan
HO/Humas Polres Tapin
Terduga penyalahgunaan angkutan BBM bersubsidi jenis premium yang diamankan jajaran Polsek Tapin Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pelajaran bagi masyarakat yang membeli bahan bakar minyak bersubsidi jenis dalam jumlah besar tanpa dilengkapi dokumen dan angkutan yang layak bakal berurusan dengan aparat penegak hukum Polres Tapin.

Itulah cerita yang dialami Syahriansyah (26) warga Desa Pandanu RT/RW : 002/001 Pandanu Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Ia terpaksa menginap di Rutan Polsek Tapin Selatan, Kamis (15/8/2019) malam.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari Humas Polres Tapin, Syahriansyah kedapatan mengangkut bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium atau bensin dalam jumlah banyak.

Penyidik Unit Reskrim Polsek Tapin Selatan menduga Syahriansyah pelaku pengangkutan atau niaga BBM jenis premium tanpa ijin sebagaimana di maksud dalam pasal 53 huruf b atau d UU RI NO 22 tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi.

Bensin yang diangkut setelah dihitung penyidik Polsek Tapin Selatan totalnya sekitar 360 liter. Itu rinciannya dalam 12 jerigen masing-masing isi 22 liter dan 24 liter serta tangki modifikasi sekitar 100 liter.

Baca: 22 Agustus 2019, Jembatan Barito Batola Kembali Diperbaiki, Akan Diberlakukan Sistem Buka Tutup

Pengungkapan kasus angkutan bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium itu berawal saat
pelaku mengangkut bensin menggunakan mobil Pick UP Carry warna Hitam dengan nomor polisi DA 9402 FD melintas di Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kamis (15/8/2019) pagi, sekitar pukul 04.00 Wita.

"Pelaku dicegat patroli Polsek Tapin Selatan karena curiga mobil pikap bermuatan bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium dan tangki belakangnya sudah di modifikasi.

Selanjutnya atas kejadian tersebut pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Tapin Selatan guna proses lebih lanjut," ujar Paur Humas Polres Tapin, Aipda Puryaji kepada wartawan.

Pengungkapan kasus angkutan bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium itu pernah dilakukan jajaran Polsek Tapin Utara, pelaku Abdul Salam berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Baca: Orangtua Siswa SMP Mulai Sadar Larangan Bawa Motor ke Sekolah, Rame-rame Ambil Motor yang Ditlang

Ia mengangkut bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium menggunakan minibus suzuki karimun miliknya dan tangkinya juga dimodifikasi, dicegat polisi di Jalan Jenderal Sudirman By Pass Rantau, pada 2 Agustus 2019 lalu.
(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved