Berita HST

Lomba Tari Kreasi Kosmos Kodim 1002 Barabai, Siswa SMAN 1 Barabai Raih Juara

Tari Penyambung Razaki Wan Adat yang dibawakan siswa SMAN 1 Barabai menjadi juara dalam lomba tari kreasi Kosmos Kodim 1002/Barabai

Lomba Tari Kreasi Kosmos Kodim 1002 Barabai, Siswa SMAN 1 Barabai Raih Juara
Dari Humas Kodim Barabai untuk BPost
Lomba Tari Kreasi yang digelar dalam rangka Kosmos Kodim 1002/Barabai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Lomba Tari kreasi dalam rangka Komunikasi Sosial (Kosmos) Kodim 1002/Barabai yang digelar Aula Sapta Marga Makodim Jalan Telaga Padawangan Kelurahan Barabai Timur Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, berakhir sudah.

Tari Penyambung Razaki Wan Adat yang dibawakan siswa SMAN 1 Barabai menjadi juara dalam lomba kali ini.

Tarian yang sempat tampil di Jakarta belum lama tadi dalam acara Festival Banjar menceritakan mengenai adat dan konflik di Pengunungan Meratus merupakan ciptaan Ansyari Rahmat.

Judulnya Penyambung Razaki Wan Adat, artinya penyambung rezeki dan adat. Apa itu penyambungnya ya Pegunungan Meratus dan hutan beserta isinya. Jika rusak maka tidak bisa lagi masyarakat bercocok tanam.

Baca: Pembakar Lahan di Banjarbaru Terekam Drone, BPBD Ungkap Diduga untuk Pembukaan Lahan Perumahan

Baca: Jadwal Siaran Langsung SCTV Timnas U-18 Indonesia vs Malaysia di Semifinal Piala AFF U-18 2019

Baca: NEWSVIDEO : Irsyad Waswas Tiap Hujan (Kisah Petugas Papan Skor Stadion Demang Lehman Martapura)

Baca: Kumpulan Quotes (Kutipan) Soekarno untuk Ucapan Selamat HUT Ke-74 RI, Hari Kemerdekaan Indonesia

Selain itu, tarian ini juga memiliki pesan agar hutan Meratus jangan dirusak. Sebab, akan ada adat istiadat yang bakal terganggu seperti proses tanam menanam.

Pasiterdim 1002/Barabai, Kapten Inf Moh Alip Suroso, sekaligus Ketua pelaksanaan kegiatan lomba tari kreasi, mengatakan tujuan lomba ini untuk memelihara dan meningkatkan keeratan hubungan Kodim 1002/Barabai dengan masyarakat umum dan pelajar.

Apalagi dengan lomba tari kreasi ini dapat mengangkat kearifan lokal dan kultur budaya.

"Melalui perlombaan ini kami ingin masyarakat juga ikut berpartisipasi pada kepentingan bidang pertahanan," ujarnya.

Lomba tari ini diikuti oleh 13 tim dari SMA atau sederajat se kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Juara pertama SMAN 1 Barabai yang tampil dengan tarian yang bejudul Tari Penyambung Rajaki Wan Adat.

Kemudian MAN 1 Hulu Sungai Tengah dengan nilai 319 berjudul Sumangat Tri Kesuma.

Tarian ini lahir di Bumi Murakata saat perjuangan terhadap penjajahan kolonial Belanda dan bertranformasi ke zaman sekarang untuk melawan nepotisme, kriminalitas, korupsi, kehancuran lingkungan dan bentuk ketidakadilan.

Baca: Meriahkan Dirgahayu ke-74 Kemerdekaan RI, Diler Mobil di Banjarmasin Geber Promo Kemerdekaan

Baca: Permintaan Maaf Cut Meyriska pada Ayahnya Jelang Pernikahan Roger Danuarta, Air Mata Pun Bercucuran!

Baca: 156 Mahasiswa Kalsel Mendaki Gunung Halau-Halau HST, Gelar Upacara Kemerdekaan RI di Puncak

Terakhir, SMA Negeri 4 Barabai dengan nilai 318 membawakan tari kreasi yang berjudul Jukung Bagambir.

Tarian ini menggambarkan alat transportasi masyarakat Barito, atau kehidupan masyarakat dan pergaulan pemuda pemudi yang berada di pesisir Sungai Barito. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved