Berita Banjar

Mahasiswa FMIPA ULM Ajari Warga Tambakbaru Ulu Olah Ikan Sepat Kering Jadi Abon, Lezat Rasanya

Mahasiswa FMIPA ULM mengajari warga di Desa Tambakbaru Ulu menjadi sejumlah produk makanan lezat

Mahasiswa FMIPA ULM Ajari Warga Tambakbaru Ulu Olah Ikan Sepat Kering Jadi Abon, Lezat Rasanya
M Trias BS untuk BPost
ANTUSIAS - Ibu-ibu rumah tangga warga Desa Tambakbaru Ulu antusias belajar mengolah ikan sepat kering menjadi abon dan lain-lain yang diajarkan dosen Faperta ULM, Kamis (15/08/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID MARTAPURA - Warga Desa Tambakbaru Ulu, Kecamatan Martapura, Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali semringah kedatangan tamu mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.

Pasalnya, kedatangan mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) tersebut membawa banyak manfaat bagi mereka. Di antaranya mengajarkan cara mengolah ikan sepat kering menjadi abon dan lainnya.

Setidaknya selama tiga hari mahasiswa tersebut berada di Tambakbaru Ulu dan berakhir hari ini, Jumat (16/08/2019). Sebelumnya selama tiga hari mereka juga telah melakukan beragam kegiatan di desa setempat pada Rabu-Jumat (07-09/08/2019).

Kalangan warga Tambakbaru Ulu sangat antusias menerima kedatangan para mahasiswa FMIPA ULM tersebut.

Baca: Kembalinya Merry Bekerja pada Raffi Ahmad Meski Pamit Diyakini Suami Nagita Slavina, Ini Sebabnya

Baca: Putri Sambung Jennifer Dunn, Shafa Harris dan Bastian Steel Buat Heboh, Foto di Lobi Hotel Tersebar

Baca: Jadwal dan Live Streaming Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih HUT RI ke-74 Live Kompas TV

Baca: Harga Terbaru HP Samsung Bulan Ini, Mulai Galaxy A10 hingga S10 Ada Pokoknya Lengkap!

"Senang banget kedatangan adik-adik mahasiswa ini, apalagi mengajari kami berbagai keterampilan," ucap Nurdiana, Jumat (16/08/2019).

Ibu rumah tangga berusia 56 tahun ini bersama kalangan perempuan setempat lainnya semangat belajar mengolah ikan sepat kering, Kamis (15/08/2019).

Mereka diajari mengolah ikan sepat oleh Agung Nugroho, dosen Fakultas Pertanian ULM dan mahasiswa FMIPA.

Sejal dulu ikan sepat menjadi salah satu sumber penghasilan warga Tambakbaru Ulu. Selama ini mereka umumnya hanya sebatas mengeringkan ikan sepat tangkapan. Penghasilan mereka dari penjualan ikan sepat kering tersebut pas-pasan untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.

"Ikan sepat di sini cukup banyak. Biasanya kami cuma mengeringkannya saja untuk dikonsumsi sendiri atau dijual. Saya baru tahu kalau ikan sepat ternyata bisa diolah menjadi abon, tepung, dendeng dan lain-lain," ucap Nurdiana.

Warga RT 05 ini mengaku sangat senang mendapat ilmu baru mengolah ikan sepat oleh para mahasiswa ULM tersebut. "Aranya kegiatan semacam ini memang sangat kami perlukan untuk menambah pengetahuan kami yang jauh dari kota," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved