Liga 1 2019

Dibantai Arema FC, Bonek Bertindak dan Tuntut Manajer Persebaya Mundur, Presiden Klub Lakukan Ini

Kekalahan telak Persebaya Surabaya saat melawan Arema FC dengan skor 0-4 membuat Bonek mulai menyuarakan perombakan manajemen tim berjuluk Bajul Ijo

Dibantai Arema FC, Bonek Bertindak dan Tuntut Manajer Persebaya Mundur, Presiden Klub Lakukan Ini
KOMPAS.com/SUCI RAHAYU
Manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kekalahan telak Persebaya Surabaya saat melawan Arema FC dengan skor 0-4 membuat Bonek mulai menyuarakan perombakan manajemen tim berjuluk Bajul Ijo ini.

Salah satu tuntutan mereka adalah pergantian manajer tim yang saat ini dijabat oleh Chandra Wahyudi.

Tuntutan ini pun tampaknya akan ditolak. Sebab, Presiden Persebaya Azrul Ananda justru membela Candra Wahyudi.

Ia menegaskan, Candralah yang membuatnya yakin ingin mengelola Persebaya pada tahun 2017 lalu.

"Waktu itu, tidak tahu apa yang akan terjadi dengan Persebaya. Hutangnya banyak, ada orang di kantor saya waktu itu dalam sejarahnya ikut memperjuangkan Persebaya, namanya Candra Wahyudi," kata Azrul.

Baca: Ini Dia Orangnya Preman Terkuat di Bumi, Lihat 4 Fakta Maell Lee, dari Sopir hingga Jadi Seperti Ini

Baca: DAFTAR LENGKAP, Inilah 45 Universitas Negeri dan Swasta Terbaik menurut Kemenristekdikti

Baca: Obat Kedaluwarsa yang Dikonsumsi Ibu Hamil Seharusnya Sudah Dimusnahkan, Ini Pembelaan Puskesmas

"Walaupun sempat menolak, Candra ini yang memperjuangkan agar kami kelola Persebaya," ucap dia lagi.

Azrul membeberkan sejak mengambil alih Persebaya pada 2017, Candra adalah yang paling sentral dalam pembentukan tim.

Candra juga kemudian mengantarkan Persebaya meraih juara Liga 2 musim 2017 dan promosi ke Liga 1.

"Tahun 2016, Persebaya disahkan lagi, kemudian saya menjadi presiden klub pada 7 Februari 2017 dan Chandra orang paling berjuang itu terjadi," tutur Azrul.

"Kemudian ke Liga 2 dengan segala tantangan dan kerumitannya, saya bilang Chandra harus tanggung jawab maka beliau kemudian jadi direktur tim, kemudian selesaikan masalah secara logis syukur menjadi juara dan kembali ke Liga 1," ungkapnya.

Azrul mengungkapkan kondisi Persebaya saat ini masih lebih baik daripada musim 2018 lalu sehingga perubahan yang dilakukan di tubuh tim tak harus dengan emosional.

"Dia sudah bekerja luar biasa tahun lalu, dari hampir degradasi menjadi 5 besar. Kami sudah kerja dengan cara seprofesional mungkin, perombakan emosional tak akan jadi solusi," kata Azrul.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved