Berita Banjarmasin

Kala YM Putri Dhia Karima, Putri Bungsu Sultan Banjar Hadir di Istana Negara

Sultan Khairul Saleh yakin betul bahwa keputusannya mengangkat Putri Karima ke permukaan di usia yang sangat muda adalah hal yang tepat saat ini.

Kala YM Putri Dhia Karima, Putri Bungsu Sultan Banjar Hadir di Istana Negara
Istimewa
YM Putri Dhia Karima di halaman Istana Negara 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Putri bungsu Sultan Banjar Khairul Saleh, YM Putri Dhia Karima, menjadi simbol Putri Kesultanan Banjar yang teguh pendirian namun tetap tunduk dan tenggelam dalam kelembutan sopan santun tata krama keraton. Kehadiran Putri Karima di Istana Negara menjadi titik cerah dalam sejarah pewarisan budaya di Kesultanan Banjar.

Sultan Khairul Saleh Al Mu'tashim Billah yakin betul bahwa keputusannya mengangkat Putri Karima ke permukaan di usia yang sangat muda adalah hal yang tepat saat ini.

Indonesia ke depan adalah Indonesia yang bertumpu pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, terutama generasi muda. Untuk itu Sultan menghendaki generasi muda tidak boleh tercerabut dari akar tradisi dan budaya.

"Putri Karima harus dapat menjadi contoh generasi muda yang berpendidikan, modern, maju tapi tetap sopan dan santun dalam tradisi dan budaya", pungkasnya.

Baca: Joget di HUT Ke-74 RI, Prabowo : Putra-Putri Indonesia yang Setia Tak Tunduk Kekuatan Asing Manapun

Berikut catatan Kesultanan di Hari Kemerdekaan RI Ke-74 Sempat tenggelam ratusan tahun lalu, Kesultanan Banjar yang dideklarasikan kebangkitannya pada tanggal 6 Desember hingga 10 Desember 2011 lalu oleh Raja Muda Kesultanan Banjar, Sultan Khairul Saleh Al Mu'tashim Billah, membuahkan hasil melebihi ekspektasi.

Barakat cangkal dan gigih, upaya Sultan beserta seluruh kerabat kesultanan di seluruh Indonesia, khususnya yang ada di Banua Banjar Kalimantan Selatan, Kesultanan Banjar telah diakui keberadaannya oleh Negara. Tidak hanya pengakuan lisan dan formil administratif, tapi juga pengakuan peran pentingnya dalam struktur kebangsaan.

Sultan Banjar, Sultan Khairul Saleh Al Mu'tashim Billah dipercaya memimpin Forum Sultan dan Keraton Nusantara (FSKN) sebagai bukti pengakuan dari masyarakat keraton tidak hanya di Indonesia tapi juga wilayah Nusantara seperti Sabah, Brunei, Vietnam dan lainnya.

"Kerapatan Kerajaan Nusantara memiliki peran penting menjadi katalisator budaya dan menjadi jalan tengah yang mempersatukan bangsa-bangsa Nusantara agar tidak dilanda perpecahan", terang Sultan Khairul Saleh.

Sejak 4 tahun terakhir Kesultanan Banjar tidak pernah absen diundang berhadir dalam Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Istana Negara. Panji kebesaran Kesultanan Banjar menjadi bagian tak terpisahkan dari Kirab Kebudayaan Kemerdekaan Indonesia di Lapangan Monas, Jakarta.

Baca: Umbul Umbul Mirip Bendera Negara Lain Jadi Sorotan, Kasat Reskrim Tegaskan itu Bukan Bendera

Dihari Kemerdekaan RI yang ke-74 kali ini, Kesultanan Banjar memasuki era baru. Pesan kuat tentang generasi muda disampaikan secara simbolik agung oleh Sultan Banjar dengan mengutus generasi muda Kesultanan untuk berhadir di Istana Negara.

"Tahun ini Ulun memutuskan mengutus Putri Karima hadir di Istana Negara. Putri Karima telah siap dan dipersiapkan untuk menjadi salah satu pembawa pesan baik Kesultanan kepada Negara dan Bangsa", titah Sultan.

Di era yang lalu Sultan mengutus generasi pengayom untuk berhadir pada acara-acara kenegaraan, diwakili oleh Almarhum Pangeran Nooryakin yang telah mangkat beberapa waktu lau. Kali ini utusan dipimpin langsung Yang Mulia Tuan Puteri Dhia Karima didampingi 2 personil Yonif Infanteri Muda, dua anggota Yonif 623/bwu yakni Serda Abijar dan Prada Pujiana Safaat sebagai penggiring Panji Kesultanan.

Fakta ini menunjukkan komitmen besar Sultan Banjar untuk melibatkan generasi muda dalam pergulatan budaya dan tradisi di era millenial. Sultan sadar betul bahwa deklarasi maangkat batang tarandam Kesultanan Banjar tidak akan lestari jika tidak melibatkan generasi muda.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved