Berita Regional

Kapal Motor Izhar Terbakar Tengah Malam, 7 Penumpang Tewas, 4 Hilang dan 68 Orang Dievakuasi

Kapal motor (KM) Izhar yang bertolak dari Pelabuhan Kendari menuju Pelabuhan Kaleroang, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, terbakar di perairan

Kapal Motor Izhar Terbakar Tengah Malam, 7 Penumpang Tewas, 4 Hilang dan 68 Orang Dievakuasi
KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Seorang penumpang selamat dari KM Izhar yang terbakar di perairan Bokori tengah menjalani perawatan di Puskesmas Soropia, Konawe, Sultra 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kapal motor (KM) Izhar yang bertolak dari Pelabuhan Kendari menuju Pelabuhan Kaleroang, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, terbakar di perairan Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (17/8/2019) sekitar pukul 00.30 Wita.

Dalam insiden itu, 7 penumpang dilaporkan tewas dan 4 orang masih dalam pencarian. Sementara itu, 61 penumpang selamat.

Kepala Basarnas Kendari Junaidi mengatakan, pihaknya mendapat laporan kecelakaan kapal di Perairan Bokori pada tengah malam.

Pihaknya langsung menurunkan personel untuk melakukan penyelamatan dan pencarian penumpang yang hilang.

Baca: Ini Dia Orangnya Preman Terkuat di Bumi, Lihat 4 Fakta Maell Lee, dari Sopir hingga Jadi Seperti Ini

Baca: DAFTAR LENGKAP, Inilah 45 Universitas Negeri dan Swasta Terbaik menurut Kemenristekdikti

Baca: RESMI Bank Indonesia Luncurkan QR Code Berstandar Indonesia, Ini Tujuannya

"68 orang dievakuasi, yakni 7 penumpang meninggal dan 61 orang selamat. Sedangkan 4 orang yang dilaporkan hilang oleh keluarganya di posko, pagi ini kami lakukan pencarian di sekitar perairan Bokori," ungkap Junaidi, Sabtu (17/8/2019).

Sementara itu, Wa Kina (19), salah seorang saksi, menuturkan, dia melihat cahaya terang di tengah laut di perairan Bokori. Saat itu, Kina tengah menginap di Pulau Bokori, lokasi wisata laut di kabupaten Konawe.

"Saya mendengar ribut dari sumber cahaya itu. Memang kelihatan dekat dari pulau Bokori, ternyata ada kapal penumpang yang sedang terbakar, saya langsung teriak minta tolong," ungkapnya.

“Saya langsung telepon teman wartawan yang ada di Kendari dan beberapa teman lain yang bisa menghubungi pihak Basarnas dan kepolisian untuk segera datang mengevakuasi karena kebanyakan semua melompat ke laut,” lanjutnya kemudian saat dihubungi.

Selang beberapa menit, lanjut dia, bantuan dari pihak kepolisian datang. Mereka langsung mengevakuasi penumpang ke Pulau Bokori dan desa-desa yang ada di sekitarnya.

Para penumpang kapal terbakar itu dievakuasi dengan menggunakan perahu milik warga sekitar.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved