Berita Banjarmasin

KTHKm Kalsel yang Juara Tingkat Nasional 2019 Hadiri Detik-detik Proklamasi di Istana Negara

Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHKm) Ingin Maju, Desa Tebing Siring, Kabupaten Tanahlaut merupakan salah satu KTHKm yang mengikuti ajang lomba

KTHKm Kalsel yang Juara Tingkat Nasional 2019 Hadiri Detik-detik Proklamasi di Istana Negara
Istimewa
Penyerahan penghargaan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono kepada ketua KT HKm Ingin Maju 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHKm) Ingin Maju, Desa Tebing Siring, Kabupaten Tanahlaut merupakan salah satu KTHKm yang mengikuti ajang lomba Wana Lestari tahun 2019 tingkat nasional.

Lomba Wana Lestari adalah ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebagai salah satu metode penyuluhan yang dilaksanakan untuk menetapkan perorangan, kelompok atau aparatur pemerintah yang berprestasi dalam memberdayakan dan mengubah perilaku masyarakat dalam pembangunan bidang lingkungan hidup dan kehutanan melalui mekanisme penilaian tertentu.

Keikutsertaan KTHKm Ingin Maju ini bukan tanpa alasan yang kuat. Sejak terbentuknya tahun 2011, di bawah pendampingan Fakultas Kehutanan ULM, KTHKm Ingin Maju telah berhasil mengubah padang alang-alang menjadi sumber kehidupan.

Baca: Mengenal Kereta Kencana Pembawa Bendera Pusaka ke Istana Negara, Namanya Ki Jagaraksa

Baca: BERLANGSUNG Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74

Baca: DAFTAR 17 Universitas Swasta Terbaik Versi Kemenristekdikti, PTS di Daerah Calon Ibu Kota Tak Masuk

KTHKm Ingin Maju yang diketuai Gajali Rahman mendapat pendampingan dari Fakultas Kehutanan ULM digawangi oleh Dr. Mahrus Aryadi, IPU, Dr. Hamdani Fauzi, IPM dan Trisnu Satriadi, M.Si, IPM. Dalam upaya mengembangkan HKm ini, Fakultas Kehutanan menggandeng para pihak. Untuk donatur kegiatan adalah JIFPRO, sebuah lembaga non profit dari Jepang, sedangkan untuk penyediaan bibit Karet berasal dari PT Bridgestone Kalimantan Plantation dan kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut.

Dukungan penuh juga diberikan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel dan KPH Tanah Laut, di bawah komando kepala dinas, Bapak. Dr. Hanif Faisol. Disinilah peran penting akademisi yang mampu menjamin netralitas sehingga mampu menjembatani KT HKm dengan para pihak. Hal ini juga telah diakui oleh tamu tamu yang berkunjung ke lokasi.

Di antara tamu tersebut adalah BPSDM KemenLHK, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, BPSKL Wilayah Sumatera beserta rombongan dari 5 provinsi di Sumatera, HessenForst Jerman, dan lembaga lembaga lainnya.

"Keberhasilan pengelolaan HKm ini juga menarik perhatian Menteri LHK, Ibu Dr Siti Nurbaya Bakar, sehingga sedikitnya sudah 3 kali beliau telah berkunjung ke lokasi HKm Ingin Maju," ucap Dr. Mahrus Aryadi, Sabtu (17/8).

Perjuangan KT HKm Ingin Maju bukannya tanpa kendala. Baru pada tahun 2017, SK Ijin HKm baru terbit yaitu dengan no 2271/Menlhk-PSKL/PKPS/PSL.0/4/2017 tanggal 17 April 2017. SK ini diserahkan langsung oleh Presiden Ir. Joko Widodo di lokasi HKm desa Tebing Siring Kabupaten Tanah Laut.

Keberhasilan pengelolaan Hutan kemasyarakatan oleh KTHKm Ingin maju dengan pendampingan Fakultas Kehutanan ULM, diapresiasi lebih lanjut oleh Kementerian LHK, dengan memenangi lomba wana lestari tahun 2019, setelah mengalahkan peserta lain dari Yogykarta, Bengkulu dan Sulawesi Selatan. Atas keberhasilan ini, KTHKm Ingin Maju yang diwakili oleh ketua, mendapat undangan mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi di Istana Negara tanggal 17 Agustus 2019.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved