Berita Banjarbaru

NEWSVIDEO - Inilah Lima Aktivitas Pembakaran Lahan di Kalsel yang Terekam Drone

Namun ada yang menarik, sejauh ini selama Operasi Karhutla BPBD Kalsel telah merekam adanya dugaan oknum pelaku pembakaran hutan dan lahan

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan terus dilakukan baik satgas darat dan satgas udara. Namun ada yang menarik, sejauh ini selama Operasi Karhutla BPBD Kalsel telah merekam adanya dugaan oknum pelaku pembakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalsel.

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin Noor, usai brefing pagi, Jumat (16/8/2019) menjelaskan bahwa sejauh ini sudah ada lima terekam Drone dan sudah dilaporkan ke satgas penegak hukum.

Diuraikan Wahyuddin, lima kejadian itu ada dugaan pelakunya dua orang dan ada satu orang. "Itu sudah dilaporkan dan diharapkan penegakan hukum bisa mengambil tindaklanjuti," Lontar Wahyuddin.

Dipaparkannya lima kejadian yang terekam drone tersebut rata-rata di kawasan Banjarbaru.

Baca: NEWSVIDEO : Presiden Umumkan Perpidahan Ibu Kota Ke Kalimantan, Ini Tanggapan Gubernur Kalsel

Baca: Penipu Jual Beli Solar Ditangkap di Kaltim, Satu Tersangka Ternyata Tahanan Rutan di Samarinda

"Beberapa di antaranya, di Banjarbaru di seputaran kantor gubernur, yang lain di daerah Trikora, dan Guntung Upih. Lima itu ada yang bareng dua orang ada yang satu orang," kata Wahyuddin.

Dijelaskan dia, dugaan sementara ini adalah mengarah ke personal yang dilakukan untuk buka lahan demi kepentingan bisnis guna pengembangan perumahan.

"Dugaannya ke pengembang perumahan," kata Wahyuddin.

Masih Wahyuddin, soal penanganan kebakaran hutan dan lahan ini Polana tetap sama, dimana lokasi yang diprioritaskan adalah di seputaran Bandara Syamsudin Noor.

"Kita tetap fokusnya akan mengamankan bandara bebas dari asap. Karena jika terimbas maka akan ada kerugian dampak ekonomi," kata Wahyuddin Noor.

Perwakilan dari BMKG, Uli Mahanani, menjelaskan untuk kondisi Jumat (16/8/2019) BMKG merekam titik Hot spot pagi yang terekam, Web lapan dan web BMKG, terpantau ada 28 Hot spot di Kalsel yang tersebar dengan tingkat kepercayaan rendah dan tinggi.

"Titik terbanyak di HSS, 15 Hot spot (sedang hingga tinggi)," kata dia.

Meski di Kalsel sebelumnya ada hujan, tapi disebutkannya resiko kebakaran hutan dan lahan masih tinggi.

Direktur penanganan pengungsi pada deputi bidang penanganan darurat BNPB, Johny Sumbung, menjelaskan bahwa Satgas Karhutla harus cepat efektif dan jangan sampai membiarkan api ini ditunggu dulu hingga membesar.

"Sekarang pola koordinasi ini jika tidak bisa wa gak respon. Bisa dikontak melalui media lainnya, dan pola brefing pagi dan evaluasi sore harus tetap ada. Sehingga besok pagi apa yang dilakukan itu sudah langsung," kata dia. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved