Berita Tanahbumbu

Bripka Yamin Gencar Memberikan Imbauan ini kepada Masyarakat desa di Sungai Loban

Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Loban terus menggencarkan imbauan dan sosialisasi larangan membakar hutan dan lahan kepada masyarakat.

Bripka Yamin Gencar Memberikan Imbauan ini kepada Masyarakat desa di Sungai Loban
Polsek Sungailoban
Bripka Khoirul Yamin melakukan patroli dialogis kepada warga desa binaan, Kecamatan Sungai Loban, Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Loban terus menggencarkan imbauan dan sosialisasi larangan membakar hutan dan lahan kepada masyarakat.

Imbauan disampaikan saat melaksanakan patroli dialogis dengan warga desa binaan oleh personel di jajaran Polsek Sungai Loban, tidak kecuali Bripka Khoiril Yamin.

Setiap warga desa binaan yang keseharian bertani atau berkebun, diimbau tidak membuka lahan dengan cara dibakar upaya mengantisipasi terjadi kebakaran hutan.

Menyusul mulai terdeteksi hotspot (titik panas) berpotensi terjadinya kebarakan khususnya, di wolayah Kecamatan Sungai Loban.

Baca: Penampakan Istri Cantik Didi Kempot, Mirip Via Vallen, Nella Kharisma, Zaskia Gotik, Ayu Ting Ting?

Baca: Roger Danuarta Disebut Ajak Ribut Cut Meyriska Saat Jadi Suami Istri, Jadwal Live Resepsi Pernikahan

Baca: Kemiripan Putri Ibas dengan Ani Yudhoyono Diungkap Aliya Rajasa, Rupanya Cucu SBY Lakukan Ini

Baca: Foto Mesra Syahrini dan Reino Barack Saat Pacaran Terkuak, Benarkah Tikung Luna Maya?

"Maka dari itu kami akan selalu mengimbau kepada warga binaan, terutama mengenai bahaya pembakaran hutan atau lahan," kata Bripka Khoril Yamin.

Selain melalui dialog langsung, imbauan disampaikan melalui alat peraga seperti banner dan spanduk.

"Bersyukur imbauan disampaikan mendapat sambutan masyarakat. Mereka antusuas mengikuti dan mendengarkan apa yang kami sampaikan," katanya, Sabtu (17/8/2019) kemarin.

Kapolres Tanahbumbu AKBP Kus Subyantoro SIK melalui Kapolsek Sungai Loban Iptu H Tony Haryono SE,.MM di tempat terpisah mengimbau dan mengajak warga berperan aktif menjaga dan memelihara hutan dan lahan.

Tidak melakukan pembakaran, untuk menghindari terjadinya kerusakan hutan dan lahan yang berdampak pada ancaman kesehatan disebabkan karena asap.

"Apabila ada oknum masyarakat yang melakukan pembakaran hutan dan lahan akan diancam pidana dengan hukuman maksimal 12 tahun," tutupnya.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved