Bpost Cetak

Hujan Panas Jaga Papan Skor di Stadion Demang Lehman, Ternyata Segini Honor Arsyad Sekali Main

Satu setengah jam lebih Irsyad berpanas ria. Itu dia lakukan demi menjalankan tugas sebagai penjaga papan skor di stadion Demang Lehman

Hujan Panas Jaga Papan Skor di Stadion Demang Lehman, Ternyata Segini Honor Arsyad Sekali Main
Capture Youtube BPost
Arsyad petugas papan skor Stadion Demang Lehman (SDL) Martapura 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Stadion Demang Lehman (SDL) Martapura sangat terik, Kamis (15/8) sore itu. Sinar matahari begitu menyengat hingga pada kisaran 35 derajat celsius.

Hawa panas tak lantas membuat Muhammad Irsyad (37) beranjak dari tempatnya. Pria berambut panjang ini tetap santai duduk di menara papan skor manual. Sedangkan penonton laga Martapura FC menjamu PSBS Biak memilih berlindung di tempat teduh.

Satu setengah jam lebih Irsyad berpanas ria. Itu dia lakukan demi menjalankan tugas sebagai penjaga papan skor di stadion kebanggan klub Martapura FC dan Barito Putera ini.

Tidak hanya melawan terik matahari yang menjadi tantangan bagi Irsyad saat bertugas. Ketika hujan deras dan angin kencang, dia harus tetap berada di sana. Tugasnya selain memasang nama tim yang bertanding, Irsyad mengganti papan skor jika terjadi gol.

Baca: Ibu Kota Baru

Baca: Si Palui Sudah Diludahi

Baca: Driver Ojol Ini Bikin Melanie Subono Ingat Perbuatannya 23 Silam, Ternyata Lakukan Ini

Baca: Diangkat Ruben Onsu Jadi Anak Angkat, Begini Kesederhanaan Betrand Peto yang Sering Bikin Haru

Sejak papan skor digital di SDL tidak berfungsi pada 2016, Irsyad kebagian rezeki. Dia diminta bertugas memasang hasil pertandingan.

Awalnya, kata Irsyad, dirinya hanya bertugas sebagai penjaga malam SDL. Namun kemudian dia mendapat tugas tambahan tersebut.

“Saya langsung mau ketika diminta manajemen karena memang memerlukan uang tambahan. Kalau berharap jaga malam saja masih kurang,” ujarnya.

Dengan honor Rp 150 ribu setiap pertandingan, Irsyad semangat menjaga papan skor. Walaupun pekerjaan ini sebenarnya tidak mudah.

Irsyad harus menaiki menara papan skor yang memiliki ketinggian kurang lebih 15 meter. Anak tangga yang dinaikinya pun hanya seukuran telapak kaki.

“Berapa kali terpeleset menginjak dan hampir jatuh. Untung tidak terjadi karena masih bisa meraih pegangan,” jelas dia.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved