Berita Banjarbaru

Landasan Ulin Minta Dibangunkan SMA, Pejabat Banjarbaru Sebut Lagi Inventarisasi Lahan

Belum adanya Sekolah Menengah Akhir Negeri (SMAN) di Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, juga didengar oleh pihak eksekutif di Pemko Banjarbaru.

Landasan Ulin Minta Dibangunkan SMA, Pejabat Banjarbaru Sebut Lagi Inventarisasi Lahan
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Kantor Pemko Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Belum adanya Sekolah Menengah Akhir Negeri (SMAN) di Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, juga didengar oleh pihak eksekutif di Pemko Banjarbaru.

Darmawan Jaya selaku Wakil Wali Kota Banjarabaru, Minggu (18/8/2019) terkait harapan warga ini terus diusahakan pemerintah agar bisa dibangun. Dimungkinkan tahun 2020 bisa dilaksanakan.

"Pemko kini tengah menginventarisir aset-aset milik pemko dan memperhatikan usulan dari masyarakat. Kita akan Perjuangkan untuk bangun SMA," kata dia.

Dijelaskan dia, memang ketika di penerimaan siswa baru di Banjarbaru siswa membludak karena Lianganggang ini perlu dibuat.

Baca: BREAKING NEWS - Lagi, Keracunan Massal Terjadi di Kabupaten Kapuas, Kali Ini 80 Warga Desa Dadahup

Baca: Wajah Pucat Pasi, Ashanty Kabur Gara-gara Anang, Ayah Aurel Hermansyah Paksa Istrinya Lakukan Ini

Baca: Ditolong Melanie Subono 23 Tahun Lalu, Driver Ojol Ini Sempat Berdoa untuk Keluarga Sang Artis

"Kewenangan bangun SMA ini memang Provinsi. Namun setidaknya Pemko Banjarbaru juga mencarikan lahannya. Maka akan mudah dan diperlukan sinergi, " kata Darmawan Jaya.

Bahkan belum lama tadi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjaru minta Pemerintah Provinsi Kalsel bangunkan SMAN Negeri di kawasan ini.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Emy Lasari menyuarakan langsung ke Ketua dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel.

Dijelaskan Emy, hal ini menjadi urgensi bagi pihaknya, karena pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA di Kota Banjarbaru beberapa waktu lalu banyak siswa yang tidak terakomodir masuk di SMAN.

Pasalnya para lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat dari Kecamatan Landasan Ulin tak lagi banyak dapat diterima di SMAN yang ada di Kecamatan Liang Anggang yang selama ini sering menjadi tujuan siswa lulusan SMP sederajat dari Kecamatan Landasan Ulin.

SMAN di Kecamatan Liang Anggang menurutnya sudah kewalahan mengakomodir lulusan SMP sederajat di kawasan tersebut yang tahun ini menurut Emy capai jumlah lebih dari seribu empat ratus siswa.

"Faktual di Lapangan, SMAN di Liang Anggang saja sudah kewalahan. Bahkan sampai laboratorium komputer dijadikan kelas belajar," kata Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Sedangkan di Kecamatan Landasan Ulin pada musim Kelulusan Tahun 2019 ini, kurang lebih ada empat ratus lebih siswa tingkat SMP sederajat yang lulus.

Ditambah lagi menurut Emy Pemerintah saat ini mengutamakan siswa pemenang Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang tidak sedikit sebenarnya tidak berdomisili di Kecamatan Liang Anggang.

Akibatnya, banyak siswa lulusan SMP sederajat yang sebenarnya berminat ingin bersekolah di SMAN mau tidak mau mendaftar di sekolah swasta. (banjarmasinpost.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved